Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Bubur Sabilal, Diaduk 2 Jam, Kenangan Yang Dirindukan

×

Bubur Sabilal, Diaduk 2 Jam, Kenangan Yang Dirindukan

Sebarkan artikel ini
Hal 10 4 Klm Buka
MENU ANDALAN- Salah satu menu berbuka yang sangat terkenal dan sudah menjadi legenda di Kota Banjarmasin adalah Bubur Sabilal.

Banjarmasin, KP – Salah satu menu berbuka yang sangat terkenal dan sudah menjadi legenda di Kota Banjarmasin adalah Bubur Sabilal.

Disebut Bubur Sabilal karena bubur ini hanya disajikan pada saat bulan Ramadhan dan di Mesjid Raya Sabilal Muhtadin.

Kalimantan Post

Bubur berbahan dasar beras, kentang, wortel, daging dan bumbu khas ini dibuat berdasarkan resep secara turun temurun.

Generasi ke tiga pembuat bubur Sabilal, Ani Arini mengatakan resep turun temurun ini didapatkan dari neneknya, Siti Badriyah dan ibunya, Hajah Sabah. Ulun mulai membuat bubur Sabilal ini mulai tahun 2020 lalu, resepnya dari mama ulun kata Ani Arini.

Pembuatan bubur ini memakan waktu 2 jam, bubur harus terus diaduk agar tidak gosong atau hangit.

Ani mengatakan pembuatan bubur ini agak meningkat dibandingkan tahun lalu, dari 750 porsi menjadi 1000 porsi saat ini.

Semua ini sebagai dampak dibukanya pembatasan pasca pandemi covid 19.

Sementara, Ketua Umum Badan Pengelola Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Darul Quthni mengatakan untuk tahun ini, pihaknya menyediakan sekitar 1000 porsi bubur Sabilal untuk setiap hari.

Namun, jumlah porsi ini bakal bertambah terutama pada waktu akhir pekan.

Sering pada hari jumaat hingga hari minggu, jumlah jemaah yang ingin menikmati bubur Sabilal semakin banyak, yang membuat badan pengelola menambah jumlah porsinya.Porsinya pasti lebih dari 1000 porsi tutur Darul Quthni.

Darul Quthni tidak membantah terkenalnya bubur Sabilal membuat banyak pihak ingin mencicipinya, terutama dari warga yang berasal dari luar kota Banjarmasin.

Hampir semua jemaah yang berasal dari luar Kota Banjarmasin ingin mencoba cita rasa bubur Sabilal, yang sangat terkenal, populer bahkan sudah menjadi legenda hidangan khas berbuka puasa asal Kota Banjarmasin tutur Darul Quthni.

Baca Juga :  Rektor UNISKA MAB Banjarmasin Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Target Cetak Lebih Banyak Profesor

Selain itu, lokasi Mesjid Raya yang berada ditengah kota sehingga mudah dijangkau membuat banyak jemaah yang memutuskan berbuka puasa.

Melegendanya bubur Sabilal diungkapkan oleh Sekda Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman.Iksan menceritakan cita rasa bubur Sabilal tidak berubah sejak dirinya masih anak-anak.

Buburnya memang bubur karih, bubur karih banyak orang yang berjualan tapi bubur karih yang cocok ya bubur Sabilal kata Ikhsan Budiman.

Hampir setiap sore hari dirinya, dari kawasan Pasar Lama ke Mesjid Raya Sabilal Muhtadin untuk menyantap bubur Sabilal.

Citarasa bubur Sabilal ini sulit ditandingi, cita rasa ini selalu terkenang terutama saat bertugas jauh dari Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Sering katanya untuk mencoba kembali menyantap bubur Sabilal secara langsung, untuk merasakan nikmatnya cita rasa yang tidak berubah sejak masih kecil, tapi karena kesibukan sebagai PNS terlebih saat menjadi Sekdako sulit untuk dilaksanakan tutur Ikhsan Budiman. (Mar/K-3)

Iklan
Iklan