Terduga pelaku berinisia B beralasan hanya sekadar menggertak saja dan mengakui jika tahu bahwa driver ojol tersebut memang suruhan.
BANJARBARU, KP – Seorang driver ojek online (Ojol) bernama Ahmad Humaidi mendapatkam ancaman dari seorang penjaga keamanan saat mengambil pesanan di sebuah restoran di kawasan Jalan Karang Anyar Satu, Kota Banjarbaru, Kamis (8/6).
“Ada orderan dari pelanggan untuk mengambil uang di restoran” ujarnya.
Tiba di restoran, Ahmad menanyakan mengenai orderan tersebut, namun bukannya mendapat jawaban, dia justru mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dengan mengalungkan borgol di lehernya.
Amad Humaidi dituding telah melakukan penipuan dan sempat diancam dibawa ke kantor polisi.
Di bawah ancaman, driver ojol dengan baju khas warna kuning ini tetap tenang dan mengaku hanya menjalankan orderan bahkan menunjukkan nomor kontak orang tersebut kepada petugas keamanan yang mengancamnya.
“Sudah dijelaskan, dia tidak mau tahu dan tetap mengalungkan borgol tersebut, bahkan sempat mengatakan akan memborgol leher saya,” ujarnya.
Kejadian ini kemudian viral, karena salah seorang karyawan rumah makan merekam kejadian itu dan menyebarkannya ke media sosial.
“Saya tidak terima dengan perlakuan seperti itu dan mungkin akan mengambil jalur hukum,” lanjutnya.
Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji menerangkan masih memproses laporan tersebut.
“Masih tahap lidik, apakah ada tindak pidana atau tidak,” ujarnya.
Menurutnya, untuk menetapkan tersangka pihaknya harus menemukan alat bukti.
“Dalam proses sidik jika diyakini terdapat minimal 2 alat bukti baru bisa ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.
Sementara menunggu hasil tersebut, AKP Syahruji berjanji akan segera menginformasikan jika ada perkembangan lanjutan.
Sementara itu, terduga pelaku berinisia B beralasan hanya sekadar menggertak saja dan mengakui jika tahu bahwa driver ojol tersebut memang suruhan.
“Dia menagih uang keamanan selama 3 bulan,” katanya saat di Mapolres Banjarbaru.
B berdalih aksinya untuk memberikan efek jera agar tidak lagi menerima perintah untuk menagih uang.
“Saya hanya menggertak (driver ojol), supaya jangan mau disuruh-suruh (menagih) begitu, saya juga pernah mengimbau driver ojol jika ada permintaan menagih seperti itu jangan dilayani,” akunya.
B kemudian diamankan di Mapolres Banjarbaru untuk proses lebih lanjut. (dev/K-3)















