Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
AdvertorialKabar BanuaTabalong

Bupati Tabalong:Pentingnya Ajakan Partisipasi Masyarakat di Pemilu 2024, Saya Minta disuarakan di Khotbah-khotbah

×

Bupati Tabalong:Pentingnya Ajakan Partisipasi Masyarakat di Pemilu 2024, Saya Minta disuarakan di Khotbah-khotbah

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Tabalong Adv 1 3 klm
BUPATI TABALONG - Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan di acara Rakorda Pimpinan MUI se-Kabupaten Tabalong. (KP/Ist)

Tanjung, KP – Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan diselenggarakan di tahun 2024 mendatang adalah hajat negara, karena pentingnya kegiatan tersebut, maka para ulama juga diminta untuk menyuarakan partisipasi masyarakat dalam agenda lima tahunan nasional tersebut di dalam khotbah di masjid-masjid.

Hal itu, sebagaimana diungkapkan Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan di acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Kabupaten Tabalong bertempat di Aula Pendopo Bersinar Pembataan belum lama tadi.

Kalimantan Post

Dalam kesempatan tersebut, Anang Syakhfiani, menyampaikan bahwa MUI Kabupaten Tabalong harus berperan untuk mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik mungkin, meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu nantinya. “Bagaimana agar masyarakat kita menggunakan hak pilih-nya semaksimal mungkin, jadi kalau tingkat partisipasi tahun 2019 sekitar 72,73,77, coba kita targetkan 90 persen, atau 95 persen,” ujarnya.

“Terlebih kita menghadapi tantangan berat, andaikan Mahkamah Konstitusi memutuskan sistem tertutup, maka tingkat partisipasi itu akan anjlok, saya minta ini disuarakan di khotbah-

khotbah, karena tingkat partisipasi itu penting,” ujar Anang Syakhfiani.

Di acara tersebut Ketua MUI Kabupaten Tabalong, KH Sabilarrusdi, menyampaikan bahwa kegiatan Rakor ini dianggap penting mengingat masyarakat Indonesia akan menghadapi kontestasi politik terbesar, yaitu Pemilihan Umum tahun 2024. “MUI berperan sebagai cerminan yang bisa memberikan rasa aman, sejuk, dan damai pada Pemilu 2024,” ujarnya.

“MUI sebagai organisasi Islam terbesar yang merupakan cerminan dari berbagai organisasi keagamaan Islam di dalamnya, diharapkan bisa memberikan rasa aman, rasa sejuk, damai, rukun, dan kondusif terhadap umat dan masyarakat, dengan memberikan pencerahan dan pembelajaran politik yang sehat dan bermartabat,” ujar KH Sabilarrusdi.

Rakorda MUI se-Kabupaten Tabalong ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tabalong dalam Berkhidmat untuk Umat dan Mensukseskan Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Tabalong.”

Baca Juga :  Musrenbang 2027, Kelua Prioritaskan Benahi Drainase Pasar Iwak

Rakorda MUI se-Kabupaten Tabalong ini diikuti sebanyak 120 peserta yang terdiri dari pengurus MUI kabupaten dan kecamatan, serta perwakilan Ormas Islam di Tabalong.

Rapat Koordinasi Daerah Pimpinan Majelis Ulama Indonesia se-Kabupaten Tabalong dibuka langsung oleh Bupati Tabalong, Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, dan turut dihadiri langsung oleh Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan, KH Husin Nafarin, serta Rektor Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Dr. Haji Mujiburrahman. (ros/K-6)

Iklan
Iklan