Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Wali Kota Ibnu Sina Mengaku Kehilangan Sosok Guru Kehidupan

×

Wali Kota Ibnu Sina Mengaku Kehilangan Sosok Guru Kehidupan

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 Klm Gabung 1
YASIN- Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina saat memimpin pembacaan surah Yasin di samping jenazah mertua beliau, H Djamhari HS bin H Abdussamad, Jumat (23/6/2023) pagi yang selanjutkan disemayamkan di Rumah Duka kemudian dihantarkan ke peristirahatan terakhir di di Alkah Keluarga di Pasar Jati Astambul Kabupaten Banjar. (KP/Istimewa)

Wakil Wali Kota H Arifin Noor selain mengucapkan duka yang mendalam juga mendoakan almarhum secara khusuk sejak di sholatkan hingga di peristirahatan di Alkah Keluarga di Pasar Jati Astambul Kabupaten Banjar

BANJARMASIN, KP – Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina sebagai anak menantu mengaku sangat kehilangan sosok ayah mertua, H Djamhari HS bin H Abdussamad yang sangat perhatian, baik terbuka, sekaligus guru dalam mengarungi kehidupan rumah tangga bersama istri tercintanya Hj Siti Wasilah.

Kalimantan Post

Ia pun atas nama keluarga besar H Djamhari HS bin H Abdussamad mengucapkan banyak-banyak terima kasih, pada semua pihak yang tak bisa disebuatkan satu persatu atas bantuan, dukungan, ucapan, doa, para semua pelayat serta simpatisan yang tak bisa disebutkan satu persatu dari rumah duka hingga Masjid Alkaromah Martapura tempat menyolatkan sampai mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir yakni Alkah Keluarga di Pasar Jati Astambul Kabupaten Banjar.

Hal 9 3 KLm Gabung 2

“Mudah-mudahan ayahda diberikan nikmat kubur, tenang dialam berzakh,’’ ungkap Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dengan suara lirih kepada {{KP}}, yang mengikuti prosesi pemakaman almarhum H Djamhari HS bin H Abdussamad, Jumat (23/06/2023).

Politisi Partai Demokrat ini juga meceritakan almarhum merupakan sosok Guru yang sangat perhatian pada muridnya dan hampir sama ibu mertuanya pun yang sama-sama mengajar sehingga muridnya cukup banyak, sehingga banyak berdatangan saat menunggu sholat Jumat di Masjid Alkaromah Martapura tempat menyolatkan.

Karena itulah, Wali Kota atas nama keluarga mengucapkan banyak-banyak meminta maaf jika ada salah khilaf beliau baik dalam kesehari-harianya sebagai guru tenaga pengajar, khususnya pada murid sidin dan semua kerabat sekaligus teman.

Wakil Wali Kota H Arifin Noor pun selain mengucapkan duka yang mendalam juga mengucapkan kalimat juga mendoakan almarhum secara khusuk sejak di sholatkan hingga di peristirahatan terakhir yakni Alkah Keluarga di Pasar Jati Astambul Kabupaten Banjar.

Baca Juga :  Mengenang Muhammad Effendy, Membangun Intelektual Organik dan Pendorong Perubahan

Seperti pemberitaan {{KP}} di Onlne, kabar duka hampiri Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan sang istri, Siti Wasilah. Mertua orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai, H Djamhari HS bin H Abdussamad meninggal diusia 80 tahun, Jumat (23/6/2023) pukul 08.00 Wita.

Hal 9 2 Klm Gabung 3 Gabung

Terlihat Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina membacakan surah yasin di samping jenazah almarhum yang ini saat disemayamkan di Rumah Dinas Walikota yang didampingi sejumlah pejabat diantaranya anggota DPRD Kata Banjarmasin Ir H Sukrowardi, Kepala Dinas Kependuduikan Catatan Sipil Yusna Irawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Drs H Nuryadi, Kepala Dinas PBPKPAD Kota Banjarmasin Drs H Edy Wibowo, Sekwan Banjarmasin Drs H Iwan Ristianto, Komisaris PT AM Totok Agus Daryanto.

Sedangkan menurut Fathurrahman, anak almarhum, ayah tercinta dibawa Martapura, dan disemayamkan di rumah Duka Gang Abadi untuk dimandikan, kemudian di Sholatkan. “Abah akan di sholatkan di Masjid Alkaromah, Martapura,” papar mantan Ketua PWI Kalsel ini, Jumat (23/6).

Usai di sholatkan, lanjut dia, rencananya akan dimakamkan di alkah keluarga di Astambul.

Fathurrahman yang tak lain kakak kandung Siti Wasilah menambahkan, ayahnya meninggal karena sakit komplikasi. H Djamhari HS meninggalkan enam orang anak, 12 cucu dan dua buyut. (Tim/K-3)

Iklan
Iklan