Banjarmasin, KP – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan, telah mengajukan anggaran untuk Pra PON 2023 dan PON (Pekan Olahraga Nasional) 2024. Induk organisasi terbesar olahraga tersebut mengusulkan 29 miliar.
“Kami sudah mengajukan anggran untuk Pra PON dan PON. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan,” ungkap Ketua Umum KONI Kalsel, H Bambang Heri Purnama, kemarin di Banjarmasin.
Untuk itu, lanjut Bambang, pihaknya melakukan rapat koordinasi guna mengambil langkah-langkah kedepannya. “Salah satunya merencanakan pertemuan dengan DPRD Kalsel dan Pemerintah Provinsi melalui Dispora (Dinas Kepemudaan dan Olahraga) Kalsel,” sebutnya.
Dari rencana pertemuan itu, Bambang mengharapkan, ada titik terang mengenai besaran anggaran KONI Kalsel dalam menghadapi Pra PON dan PON.
“Anggaran yang kita ajukan sebesar 29 miliar. Jangan sampai menjelang PON justru KONI Kalsel tidak punya anggaran,” beber anggota DPR RI dari Partai Golkar ini.
Pada rencana pertemuan nanti, lanjutnya, KONI Kalsel juga akan mempertanyakan peran pembinaan terhadap cabang olahraga. “Kami juga sudah mendapatkan keluhan cabor unggulan maupun cabor non unggulan. Kalau dulu, semua cabor dibina KONI Kalsel sehingga bisa menjakankan programnya,” terangnya.
Setelah pertemuan nanti, baru akan memikirkan langkah berikutnya. “Kita akan mencarikan solusinya atau jalan terbaiknya,” pungtkas Bambang HP. (nets/k-9)















