Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

35 Orang Tewas, 200 Orang Terluka Akibat Ledakan Bom di Acara Kampanye

×

35 Orang Tewas, 200 Orang Terluka Akibat Ledakan Bom di Acara Kampanye

Sebarkan artikel ini
IMG 20230731 WA0051
Sedikitnya 35 orang tewas dalam ledakan pada Minggu di Pakistan barat laut. Jumlah korban jiwa mungkin akan terus bertambah mengingat banyak korban luka-luka yang masih dalam kondisi kritis. (kalimantanpost.com/Antara)

ISLAMABAD, kalimantanpost.com – Sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 200 orang lainnya luka-luka pada Minggu (30/7) usai sebuah ledakan menghantam kampanye politik di Distrik Bajaur, Pakistan.

Seorang pejabat Provinsi Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan barat laut kepada Xinhua mengatakan pihak berwenang setempat telah mengonfirmasi 35 orang tewas, dan jumlah tersebut dikhawatirkan akan terus bertambah, mengingat sedikitnya 50 orang yang terluka masih dalam kondisi kritis.

Kalimantan Post

Pejabat itu mengatakan gubernur telah menyarankan kepada semua pihak berwenang yang bersangkutan untuk memberikan perawatan terbaik kepada para korban luka-luka. Jka diperlukan, mereka harus merencanakan pemindahan para korban via udara ke kota-kota lain, termasuk Peshawar dan Islamabad, ibu kota Pakistan.

Nasir Mehmood Satti, seorang pejabat di Kantor Polisi Daerah divisi Malakand, mengatakan kepada media serangan tersebut terjadi ketika sebuah konvensi pekerja politik Jamiat Ulema-e-Islam-Fazl (JUI-F) sedang berlangsung di dekat daerah Shanday Mor di Jalan Munda Khar, Bajaur.

Petugas polisi itu mengatakan sesaat setelah ledakan terjadi, para polisi, petugas keamanan, dan tim penyelamat bergegas menuju lokasi, memulai operasi penyelamatan, serta memindahkan jenazah dan melarikan korban luka-luka ke rumah sakit terdekat.

Akbar, seorang saksi mata yang menghadiri acara tersebut, mengatakan kepada media setempat dirinya mendengar suara ledakan yang kuat dan melihat banyak jenazah, korban luka-luka, dan darah.

“Saya bergabung dengan warga lainnya untuk membawa jenazah dan korban luka-luka ke rumah sakit. Ini adalah suatu kekejaman yang luar biasa terhadap orang-orang yang tidak bersalah,” ujar Akbar, seraya mengimbau masyarakat untuk bergegas ke rumah sakit untuk melakukan donor darah.

Menurut polisi, ledakan tersebut merupakan ledakan bom, dan tim penjinak bom sedang berupaya mencari tahu apakah ledakan tersebut dilakukan dengan alat yang ditanam atau serangan bunuh diri.

Baca Juga :  Tiga Rumah Ludes Dilalap Api di Babirik Hulu

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif mengecam serangan tersebut dan menyatakan duka citanya atas jatuhnya korban jiwa.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan