Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Kanker Serviks, Momok Dan Menakutkan Bagi Perempuan

×

Kanker Serviks, Momok Dan Menakutkan Bagi Perempuan

Sebarkan artikel ini
Hal 9 2 KLm Kangker Serviks

Data Dinas Kesehatan Banjarmasin Kasus Kanker Leher Rahim 2022 tercatat 132 kasus, sedangkan 2023 hingga bulan Juni tercatat 69 kasus

BANJARMASIN, KP – Kanker Serviks atau Leher Rahim menjadi penyakit kanker yang mematikan nomor 2 setelah Kanker Payudara di Kota Banjarmasin.

Kalimantan Post

Hal ini terlihat dalam Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Serviks dengan metode HPV yang dilakukan Yayasan Kanker Indonesia Kota Banjarmasin bersama Dinas Kesehatan dan PT. Bio Farma di Ballroom Hotel Galaxy, Kamis (10/08/2023).

Data dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menunjukkan Kasus Kanker Leher Rahim pada tahun 2022 tercatat 132 kasus, sedangkan pada tahun 2023 hingga bulan Juni tercatat 69 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengatakan jumlah kasus kanker leher rahim pada wanita terus meningkat karena minimnya deteksi dini.

Menurutnya deteksi dini kanker leher rahim saat ini membuat perempuan sangat tidak nyaman dengan menggunakan tes IVA (Inveksi Visual Asam Asetat) yang berdampak deteksi dini yang terlambat dan temuan kasus kanker sudah masuk pada stadium lanjut.

Untuk langkah pencegahan, Dinkes meluncurkan program vaksinasi HPV (Human Papiloma Virus) melalui Program Vaksinasi Anak dengan sasaran anak perempuan setingkat kelas 5 Sekolah Dasar atau yang sederajat dan mereka yang memiliki usia yang sama sekitar 9 tahun untuk yang tidak bersekolah.

Sementara, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan kemudahan tes dini kanker leher rahim yang diperkenalkan PT. Bio Farma dapat mendorong kaum wanita melakukan deteksi dini kanker serviks.

“Kalau tes IVA membuat wanita sangat tidak nyaman karena harus “ngangkang”, namun melalui tes ini sama seperti tes darah, tes kolesterol karena melalui deteksi dini kanker serviks melalui tes urin” kata Ibnu Sina.

Baca Juga :  Apel Pagi Dipimpin Sekda, Pemko Banjarmasin Siapkan Penerapan WFH Dua Bulan ke Depan

Dirinya mengharapkan minimal sebanyak 1000 orang perempuan nantinya dapat melakukan tes dini kanker serviks pada peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin pada bulan September mendatang.

Kepala Departemen Pemasaran PT. Bio Farma, Dimas Dwi Aditya mengatakan alat deteksi dini kanker serviks yang dikembangkan perusahaanya sangat mudah dan tepat mendeteksi penyebab kanker sejak dini.

Menurutnya deteksi dini ini sangat penting karena inkubasi kanker serviks antara 5 hingga 20 tahun.

Jika kanker serviks ditemukan pada 15 atau 20 tahun mendatang, tentunya sudah pada stadium lanjut dan susah dalam penangganannya kata Dimas Dwi Aditya.

Kemudahan deteksi dini dapat meningkatkan kewaspadaan wanita di Banjarmasin memeriksa secara dini dan melakukan langkah pencegahan kanker serviks.

Diharapkannya, dalam tempo 1 atau 2 hari mendatang, alat deteksi dini kanker serviks sudah dapat digunakan di sejumlah lembaga kesehatan di Kota Banjarmasin. (Mar/K-3)

Iklan
Iklan