Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Tenggelam 7 Jam, Pemancing Ikan Ditemukan Meninggal Dunia

×

Tenggelam 7 Jam, Pemancing Ikan Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
5 Tenggelam 3klm
ANGKAT JENAZAH - Para relawan beramain-ramai mengangkat kantong jenazah berisi korban tenggelam di sungai Desa Lok Hamawang, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan.(KP/Antara)

Balangan, KP – Warga Desa Maradap, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan bernama Khairullah (35) ditemukan meninggal dunia

setelah 7 jam tenggelam di sungai Lok Hamawang, Kecamatan Lampihong, saat memancing ikan.

Kalimantan Post

Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daeerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kudratullah mengatakan, korban

diinformasikan tenggelam sekitar pukul 08.30 WITA, Minggu pagi, memancing ikan di sungai desa setempat

“Berdasarkan informasi tersebut para relawan langsung bergerak cepat untuk terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap orang

tenggelam di Desa Lok Hamawang RT 02 Kecamatan Lampihong,” ujarnya.

Sekitar kurang lebih 7 jam kemudian, lanjutnya, relawan dibantu masyarakat setempat, TNI/Polri, Basarnas, damkar serta ada juga dari

BPBD Tabalong tepat sekitar pukul 15.10 Wita berhasil menemukan tubuh korban tidak jauh dari titik nol kejadian.

Istri korban bernama Faridah menceritakan, awalnya almarhum suaminya pergi pamit untuk mencari ikan di aliran sungai yang tak jauh dari

rumah kakak korban.

Saat memancing ikan di sungai menggunakan lanting, katanya, ada yang melihat korban terjatuh dari lanting yang dipakainya lalu langsung

tenggelam.

“Tidak ada firasat apapun sebelum suami saya meninggal, karena memang dia sudah sering mencari ikan di sungai,” ucap Faridah.

Diketahui, korban yang bekerja sebagai petani memiliki dua anak perempuan yang masih kecil, anak pertama berusia enam tahun dan anak

kedua belum genap satu tahun.

Terpisah, Kapolsek Lampihong Iptu Eko Budi Mulyono mengimbau dengan adanya kejadian orang tenggelam dua kali dalam waktu yang tidak

begitu lama di sungai Balangan, menjadi perhatian masyarakat agar lebih berhati-hati melakukan kegiatan di sungai.

“Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai, dan saat mencari ikan usahakan jangan sendirian,”

Baca Juga :  Anak akhiri Hidup di Penajam Kaltim, Warning Indonesia Darurat Anak Mengakhiri Hidup

pesannya.(ant/K-4)

Iklan
Iklan