Banjarmasin, KP – Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmodjo Martosumito SIK menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Satuan
Penyelenggaraan Administrasi SIM, Jalan A Yani Km 21, Landasan Ulin, Banjarbaru, Jumat (18/8).
Sidak iadakan Kapolresta untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Keluhan masyarakat yang bisa menjadi polemik dan keresahan ini di antaranya, lokasi pembuatan SIM yang terlalu jauh bagi masyarakat
Kota Banjarmasin yang harus menempuh jarak puluhan kilometer.
Sementara itu, Sidik, salah satu masyarakat , mengeluhkan jauhnya jarak untuk mereka yang ingin membuat SIM.
Menurut Sidik, jarak menjadi kendala utama, hal ini merupakan alasan dan pemicu sebagian orang akhirnya memilih jalur yang salah, yaitu
jasa oknum calo.
“Jarak yang terlalu jauh yang hikin sebagian orang itu malas, hal ini bisa men-trigger kemungkinan munculnya oknum-oknum calo yang
tarifnya bisa mencapai ratusan ribu,” pungkas Sidik.
Pada saat itu, menginspeksi ruangan dan sistem kerja, Kapolresta bertemu dengan salah satu pria paruh baya yang sedang duduk di salah
satu ruangan.
Pria paruh baya tersebut sudah menunggu sekitar 30 menit untuk pembuatan SIM, dirinya terlihat berada di ruangan tanpa didampingi
satupun petugas dan ini merupakan kedatangannya yang kedua kalinya.
“Hal seperti ini seharusnya tidak menjadi kendala berarti bagi petugas. Pelayanan seperti ini jelas bukan merupakan standar yang
ditetapkan oleh Polri, apalagi kalau sampai masyarakat harus dibikin menunggu selama itu padahal tidam ada antrian.” ujarnya
Sebelum mengakhiri, Kapolresta menegaskan bahwa pelayanan yang baik merupakan cerminan dari sebuah ketulusan, hal tersebut hendaknya
tetap ditanamkan.” Layani masyarakat harus sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku, wajib,” katanya. (*/fik/K-4)















