Tanjung, KP – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-78 tingkat Kabupaten Tabalong
berlangsung khidmat, dengan ditandai pelaksanaan upacara bendera di Halaman Pendopo Bersinar, yang dipimpin langsung oleh Bupati
Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, belum lama tadi.
Upacara pengibaran bendera merah putih hari itu diikuti jajaran Forum Koordinasi Daerah (Forkopimda) Tabalong beserta para pejabat
kepala SKPD di lingkup Kabupaten Tabalong serta peserta dari unsur TNI, Polri, dan ASN.
Detik-detik proklamasi HUT ke-78 Kemerdekaan RI, yang ditandai dengan sirine selama satu menit sekitar pukul 08.30 WITA, kemudian
dilakukan pembacaan teks proklamasi.
Sedangkan pasukan pengibar bendera kali ini berasal dari 12 Kecamatan di Kabupaten Tabalong di bawah binaan dan asuhan Dinas Kepemudaan
Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tabalong.
Dalam rangkaian peringatan HUT kemerdekaan RI ke-78, Pemkab Tabalong juga melakukan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan serta ramah
tamah Veteran/Janda Veteran di Pendopo Bersinar.
Terpisah, pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih hari itu tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong beserta
jajarannya, namun upacara peringatan HUT RI ke-78 hari itu juga dilaksanakan oleh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) keagamaan Lembaga
Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong.
Pelaksanaan upacara pengibaran sang merah putih yang dilakukan secara mandiri oleh warga LDII tersebut diikuti sedikitnya 500 orang
warga, yang terdiri dari anak usia SD, SLTP, SLTA, Mahasiswa dan ratusan warga dewasa lainnya.
Uniknya, acara dipersiapkan oleh para generasi muda LDII Kabupaten Tabalong dengan susunan acara layaknya peringatan HUT RI standar
nasional, dengan desain tiang bendera terbuat dari menara bambu, diikat dengan simpul yang biasa digunakan dalam pionering pramuka.
“Pionering adalah teknik kepramukaan dengan memanfaatkan tongkat dan tali untuk membentuk sebuah model atau bentuk yang pada dasarnya
teknik pionering ini merupakan teknik dasar untuk membuat sebuah objek bangunan yang ada di dunia nyata,” terang Wahyu, inisiator tiang
bendera dari menara bambu tersebut.
“Untuk kali ini, kita ingin membuat tiang bendera dengan bahan bakunya menggunakan tali dan 4 bambu, karena bahan tersebut yang
tersedia disini, dibuat dengan sistem piramid, seperti tripod dan satu bambu menjadi tiang utama untuk menjadi tiang bendera,” terang
anak muda yang juga sebagai komandan upacara hari itu.
Pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-78 yang dilaksanakan di Lapangan Sak Dermo Desa Padang Panjang tersebut juga berjalan dengan
khidmat dan menjadi instruktur upacara Ketua DPD LDII Tabalong, dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD LDII Tabalong. (ros/K-6)















