Sampit, KP – Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial KP tewas dalam peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Jalan
Iskandar Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Pada saat kebakaran terjadi sekitar pukul 04.50 WIB korban yang berusia 16 tahun saat itu berada di kamar dan sedang tidur.
Kondisi kamar korban sendiri tidak terkunci, namun karena api berkobar begitu besar sehingga orang tuanya tidak dapat menyelematkan korban.
Camat Kota Besi Gusti Mukafi mengatakan, kebakaran dengan cepat membesar karena kontruksi rumah warga terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.
Jarak rumah warga yang berdekatan juga membuat kebakaran dengan cepat meluas. Ditambah lagi lokasi kebakaran jauh dari pusat kota
sehingga pemadam kebakaran memerlukan waktu lama mencapai lokasi.
Warga sekitar kemudian melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya, termasuk menggunakan mesin pompa air milik warga setempat.
Camat mengatakan, ada 5 rumah yang terbakar terbakar habis dan 2 rumah terdampak. “Rumah terdampak tersebut kondisi dapurnya terbakar,” katanya.
Gusti Mukafi merasa ikut berduka atas meninggalnya korban. “Kami sangat turut berduka cita dan sangat prihatin atas musibah ini,” ucapnya.
Sementara itu, kepolisian setempat sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu. Lokasi kejadian juga sudah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi juga masih mendalami kabar dugaan api berasal dari kamar korban. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan untuk menelusuri kronologi kejadian, termasuk kabar bahwa ada warga yang sempat mendengar teriakan korban saat api berkobar hebat saat kejadian.(ant/K-4)















