Langkah yang dilakukan agar piala penanda kota terbersih ini adalah dengan melakukan perbaikan titik-titik penilaian. Salah satunya adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih di Jalan Gubernur Soebarjo
BANJARMASIN, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan kembali untuk meraih Piala Adipura pada tahun 2024, setelah gagal meraihnya pada tahun 2023 ini.
“Pokoke Piala Adipura harus bisa diraih kembali pada 2024” kata Alive Yoesfah Love, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, saat ditemui di Kantornya, Kamis (31/08/2023) lalu.
Langkah yang dilakukan agar piala penanda kota terbersih ini adalah dengan melakukan perbaikan titik-titik penilaian. Salah satunya adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih di Jalan Gubernur Soebarjo.
Alive menyebutkan tantangan pembenahan TPA Basirih berupa tempat yang berada di lahan basah.
Tidak seperti TPA yang ada di kabupaten/kota lainnya, TPA Basirih berada di lahan rawa sehingga sulit untuk memenuhi persyaratan TPA secara Nasional terutama persyaratan limbah dan Lindi.
Dikatakannya untuk melakukan perbaikan limbah dan lindi dilakukan dengan pembuatan saluran air dan penanganan limbah sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar TPA Basirih.
Sementara, untuk penanganan sampah yang hampir over kapasitas, pihak DLH telah menyiapkan lahan di sekitar TPA Basirih yang disebut Zona 1 dan Zona 2.
Daya tampung Zona 1 dan Zona 2 ini bisa sekitar 5 hingga 6 tahun dengan produksi sampah sekitar 450 ton per hari.
Daya tampung sampah TPA ini bisa meningkat hingga 10 tahun lebih, kalau produksi sampah bisa dikurangi dengan proses pengolahan.
Alive menyebutkan lokasi Zona 1 dan Zona 2 ini masih belum memiliki jalan masuk.
Dirinya berharap usulan DLH jalan masuk ke TPA Basirih kepada DPRD Kota Banjarmasin dapat disetujui.
“Semoga saja usulan kita membangun jalan disetujui oleh dewan, anggaran ini untuk membangun jalan masuk sekitar 600 hingga 700 meter memerlukan biaya total sekitar 14 milyar rupiah” tutur Alive Yoesfah Love.
Menurutnya perbangunan dan perbaikan jalan menuju tempat pembuangan sampah yang baru dapat meningkatkan penilaian Adipura diatas nilai 70.
Meraih kembali Piala Adipura menjadi program utama Pemko Banjarmasin sejalan dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin yaitu Banjarmasin Baiman, Banjarmasin Bersih wan Nyaman. (mar/K-3)















