Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Ekosistem Kemitraan Berbasis Potensi Daerah Diharapkan Dorong Kesejahteraan Kalselteng

×

Ekosistem Kemitraan Berbasis Potensi Daerah Diharapkan Dorong Kesejahteraan Kalselteng

Sebarkan artikel ini
Hal 8 4 KLm Ganti Berita dua
PENGEMBANGAN INOVASI- Kick Off Daerah dan Diskusi Interaktif Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah ini di Auditorium Calamus, Hotel Ratan Inn, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (5/10/2023).

Seluruh entitas pendidikan vokasi di Provinsi Kalsel dan Kalteng serta industri pemerintah provinsi, dan media massa, untuk dapat turut serta bergabung dalam mewujudkan visi bersama

BANJARMASIN, KP – Semua pihak selalu menggunakan kata demand driven dalam pembangunan pendidikan vokasi.

Kalimantan Post

“Faktanya sampai dengan saat ini belum ada data yang terintegrasi tentang kebutuhan sumber daya manusia di industri dan daerah,” jelas Uuf Brajawidagda, Plt Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kamis (5/10/2023).

Hal itu disampaikan Uuf pada acara Kick Off Daerah dan Diskusi Interaktif Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah ini di Auditorium Calamus, Hotel Ratan Inn, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (5/10/2023).

Ditambahkan Uuf, melalui program ini, Kemendikbudristek berharap pendidikan vokasi dapat memulai untuk merajut dan mengorkestrasi untuk membentuk ekosistem kemitraan di daerah atau wilayah.

“Program ini untuk kemajuan dan kesejahteraan Kalsel dan Kalteng,” ucap Uuf.

Uuf pun mengundang seluruh entitas pendidikan vokasi di Provinsi Kalsel dan Kalteng serta industri pemerintah provinsi, dan media massa, untuk dapat turut serta bergabung dalam mewujudkan visi bersama.

Konsorsium Provinsi Kalsel dan Kalteng telah melakukan Kick-off Daerah Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk.

Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah.Program ini merupakan inisiasi yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Program penguatan ekosistem kemitraan merupakan grand design pengembangan inovasi di daerah/wilayah dalam kurun waktu tiga tahun mengacu pada potensi dan keunggulan, serta agenda prioritas pembangunan daerah.

Pada tahun pertama program akan menghasilkan policy paper, yang berisi workforce planning dan innovation planning. Sementara pada tahun kedua dan ketiga fokus luaran program adalah mengimplementasikan innovation planning yang telah dibuat di tahun sebelumnya melalui jejaring kemitraan untuk menghasilkan inovasi.

Baca Juga :  Pasar Murah Ramadan BCSR Sasar Banjarmasin Utara, 1.159 Paket Disiapkan

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin, Joniriadi menjelaskan, pelaksanaan program penguatan ekosistem kemitraan di Provinsi Kalsel dan Kalteng diampu oleh Politeknik Negeri

Banjarmasin yang tergabung dalam konsorsium bersama Politeknik Negeri Tanah Laut dan Politeknik Sampit sebagai anggota. “Kami mengajak insan vokasi lainnya seperti politeknik lain, SMK, dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta dukugan pemda, kadin, komunitas, dan media juga untuk terlibat dalam Program dan secara khusus menjadi bagian dalam memajukan Kalsel dan Kalteng yang maju dan sejahtera” kata Joniriadi.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Investasi, Ristek dan Inovasi Kadin Provinsi Kalsel,

Tajuddin Noor menjelaskan saat ini kebutuhan tenaga kerja di Provinsi Kalsel sangat dinamis. Ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang begitu cepat.

“Setidaknya ada 200.000 ribu pekerja yang akan dibutuhkan untuk menyongsong pembangunan IKN, kita berharap melalui program ini dapat melakukan pemetaan dan perencanaan yang tepat untuk mempersiapkan tenaga kerja di Kalsel dan Kalteng agar dapat mengisi dan ikut terlibat dalam pembangunan ekonomi daerah,” harap Tajuddin.

Sementara itu, Hardianto Abed nego selaku Wakil Ketua Umum Kadin Kalteng menjelaskan pendidikan vokasi dapat bersiap untuk menjadi bagian pembangunan ekonomi daerah, khususnya sebagai provinsi penyangga IKN melalui penyiapan calon tenaga kerja yang berkualitas.

“Kadin merupakan mitra pemerintah dan konsentrasi kita sekarang adalah pendidikan vokasi secara khusus. Kadin Kalteng dan Kalsel bersama-sama mendukung program ini untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul” jelas Hardianto.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Daerah Provinsi Kalsel, dalam hal ini mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Amin, menyebutkan kehadiran program ekosistem kemitraan mempunyai peranan penting dalam pembangunan di Kalsel dan Kalteng karena saat ini belum banyak riset yang dijadikan acuan dalam program pengembangan dan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Dorong Koperasi Miliki Identitas Usaha, Kemenkum Kalsel Gelar Pemberdayaan Merek Kolektif KDKMP

“Program ini, diharapkan menjadi solusi agar pendidikan vokasi berperan maksimal dalam pembangunan. Kami mendukung penuh” tandas Amin.

Seremoni Kick Off Daerah Provinsi Kalsel dan Kalteng dibuka dengan pemukulan gong bersama oleh Plt Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri, Uuf Brajawidagda, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Investasi, Ristek dan Inovasi Kadin Provinsi Kalsel, Tajuddin Noor; Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Kalimantan Tengah, Hardianto Abed Nego; Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Amin; perwakilan media. (Mau/K-3)

Iklan
Iklan