Ada tiga korban yang mengalami luka sabetan di bagian lengan, badan, punggung, dan di jari.
BANJARMASIN, KP – Miris, mental para remaja sekarang ternyata bersifat anarkis.
Buktinya, beredar video penyerangan oleh remaja sambil membawa senjata tajam (sajam) di sosial media.
Diduga peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan Pengambangan RT 6 Kampung Kembang, Kecamatan Banjarmasin Timur, Minggu (22/10) dinihari sekira pukul 02.00 Wita.
Dalam video memperlihatkan beberapa remaja berlarian sambil membawa senjata tajam.
Beberapa remaja lain yang konvoi mengendarai sepeda motor terlihat ingin menyerang para remaja yang asyik nongkrong dengan senjata tajam.
Ditanya terkait video yang beredar tersebut, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian tidak membantah adanya kejadian tersebut.
“Saat ini sedang kami lakukan penyelidikan bersama polsek jajaran,” jelas Kasat kepada awak media, Minggu (22/10) Sementara itu, Ketua RT 6, Iwan menjelaskan, konvoi yang dilakukan remaja dengan mengendarai motor yang ingin melakukan penyerangan itu berlangsung cukup singkat.
“Iya benar, kejadiannya tadi malam, yang diserang warga kami dari anggota pemadam BPK Kembang Berenteng,” jelas Iwan.
Lebih lanjut Iwan menceritakan, dalam penyerangan tersebut ada tiga warganya yang menjadi korban dan rata-rata mengalami luka sabetan pada bagian tubuh.
“Ada tiga korban yang mengalami luka sabetan di bagian lengan, badan, punggung, dan di jari,” bebernya.
Saat ini, katanya, pihak korban sudah melakukan pelaporan ke Mapolresta Banjarmasin guna proses lebih lanjut.
“Kami tak sama sekali mengenali wajah-wajah pelaku. Mereka datang menaiki motor dengan cara konvoi dan membawa senjata tajam. Warga kami tidak tahu apa-apa dan langsung
diserang,” ujarnya.
Sementara itu, tawuran antar remaja juga terjadi di Jalan A Yani Km 1 Banjarmasin, Sabtu (21/10) malam.
Tampak sekelompok remaja saling adu jotos di jalan yang melibatkan beberapa pemuda hingga di antaranya ada yang terjatuh di jalan.(yul/K-4)















