Jadi bagi masyarakat yang hendak melapor terkait penyalahgunaan narkotika tak perlu khawatir dan tidak perlu datang juga ke kantor BNNP Kalsel
BANJARMASIN, KalimantanPost.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka layanan secara online untuk masyarakat. Masyarakat nantinya bisa mendownload aplikasi bernama ‘Elanting’ di handphone (HP) Android.
Kepala Bagian Umum BNN Kalsel H Wahyuni SKM MM menyebutkan, ada enam layanan yang ada dalam aplikasi tersebut yakni pembuatan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SHKPN), rehab rawat jalan, penerimaan siswa/mahasiswa magang, sosialisasi P4GN, tes urin hingga besuk tahanan.
“Aplikasi ini tentunya untuk mempermudah layanan kepada masyarakat. Masyarakat pun juga bisa membuat pengaduan atau laporan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika, masyarakat bisa menggunakan aplikasi ini untuk melapor jika ada penyalahgunaan Narkotika di lingkungannya,” katanya, Rabu (6/12).
Sementara itu, Analis Penyuluh dan Informasi BNNP Kalsel, Fahmi Wahyudin mengatakan, masyarakat bisa melapor melalui aplikasi ini dengan mengisi data, termasuk data diri.
Fahmi memastikan data diri masyarakat atau pelapor akan terjamin kerahasiaannya.
“Pelapor terjamin, jadi bagi masyarakat yang hendak melapor terkait penyalahgunaan narkotika tak perlu khawatir dan tidak perlu datang juga ke
kantor BNNP Kalsel,” ujarnya.
Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi yang hadir dalam peluncuran aplikasi mengatakan bahwa media bertugas untuk menyebarkan berita-berita tentang
bahaya menggunakan narkoba kepada masyarakat.
“Kalau bisa mulai sejak dini, mulai dari anak-anak, peran kita meliterasi mengenai bahayanya Narkoba. Apa yang dilakukan oleh BNN Provinsi tentu kita apresiasi sebagai wadah kita untuk mencari informasi dan memberikan literasi kepada masyarakat luas tentang bahaya narkoba,” katanya.
Ketua PWI menginginkan kerjasama antara media dengan BNNP Kalsel tak berhenti sampai pada pengenalan aplikasi Elanting ini saja, namun juga Humas di BNN bisa membuat berita atau rilis yang baik untuk disajikan kepada masyarakat.
“lalu bagaimana membikin video pendek agar bisa meliterasi masyarakat. Nanti kita sama-sama bicarakan untuk kegiatan selanjutnya,” pungkasnya.(fik/K-4).















