PALANGKA, Kalimantanpost.com -Renovasi Bundaran Besar saat ini secara fisik sudah selesai 100 persen dan tinggal pembenahan dan finishing beberapa item pekerjaan, terang Kepala Dinas PUPR Kalteng Ir Salahudin, Rabu (13/2/2024).
Dia menambahkan, kawasan Bundaran Besar, menyatakan, karena sudah selesai, saat ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau,namun masih tahap uji coba.
Pembenahan dan finishing akhir pada ikon Kota Palangka Raya tersebut terus dikebut. Diperkirakan, pada Hari Jadi Kalteng di Bulan Mei mendatang, Bundaran Besar bisa diresmikan.
Meski telah rampung nantinya akan ditambah fasilitas lampu berkekuatan 600 ribu wat untuk pencahayaan malam hari.
Lampu ditata sedemikian rupa, sehingga kawasan tersebut menjadi dinasty wisata batu di Kota Palangka Raya. Juga akan dibangun kawasan parkir dan ruang terbuka hijau secara keseluruhannya mencapai ,2 ha.
Sementara itu salah satu pengunjung mendampingi Gubernur dan ibu Ivo joging bersama di kawasan bundaran besar itu Plt. Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Rizki Badjuri, dan pejabat lainnnya.
Diungkapkan Bundaran Besar setelah direnovasi lebih menarik sebagai ikon Palangka Raya sehingga bundaran tersebut menjadi tempat yang bagus untuk santai bersama keluarga dan berolahraga sore, mencerminkan minat positif masyarakat Palangka Raya.
Masih menurut dia, Bundaran Besar tidak hanya fokus pada peningkatan area bermain anak-anak dan tempat bersantai keluarga, tetapi juga menonjolkan lampu menara tinggi yang memberikan daya tarik yang unik.
Lampu tersebut menjadi poin menarik, memikat rasa penasaran masyarakat Palangka Raya, yang ingin melihat dekat keindahan lampu yang terpancar dari menara gedung tersebut.
Dikatakan kalau kita melihat Bundaran Besar memiliki makna sejarah sebagai kesatuan dengan tugu peletakan batu pertama Kota Palangka Raya.
Terletak di sumbu atau jantung Ibukota Provinsi Kalteng, Palangka Raya, bundaran ini memiliki luas yang sangat memadai untuk fasilitas bundaran sendiri kanan-kirinya di tanami dengan bunga agar terlihat indah hijau,” ungkapnya.
Lebih dalam, dirinya juga menuturkan penting bagi masyarakat Palangka Raya, khususnya Kalteng, untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar Bundaran Besar. Dengan menjaga kebersihan, keindahan bundaran dapat terjaga dengan baik.
“Dibawah kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran, pembangunan di Kalteng menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dalam infrastruktur maupun bina marga. Semoga Kalteng semakin berkah, semakin maju,” imbuhnya.
Ditambahkan, inisiatif membuka peluang usaha bagi UMKM di sekitar Bundaran Besar Palangka Raya, terutama pada waktu yang strategis saat pengunjung menikmati sunset dan lampu menara, memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Hal ini tidak hanya menambah keberagaman pengalaman pengunjung, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kalteng.
“Dengan memberikan peluang kepada UMKM untuk berkembang dan berkontribusi pada kehidupan ekonomi masyarakat Palangka Raya,”tandasnya. (drt/KPO-3)















