Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

131 Wartawan Tewas, Qatar Kecam Rekor Pembunuhan Jurnalis oleh Israel

×

131 Wartawan Tewas, Qatar Kecam Rekor Pembunuhan Jurnalis oleh Israel

Sebarkan artikel ini
IMG 20240219 WA0004 1 e1708324500367
Warga menaruh bunga mawar di atas sejumlah foto jurnalis peliput konflik Israel di Gaza, Palestina pada aksi damai di Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023). Aksi tersebut sebagai wujud solidaritas warga terhadap para jurnalis yang bertugas maupun rekan mereka yang tewas akibat serangan Israel di Gaza, Palestina, selain juga meminta para pemimpin dunia agar mendesak Israel menghentikan perang guna melindungi keselamatan warga sipil Palestina. (Kalimantanpost.com/Antara/

TEHERAN, Kalimantanpost.com – Menteri Negara untuk Kerja Sama Internasional pada Kementerian Luar Negeri Qatar Lolwah Al Khater menyampaikan kekecewaan atas pembunuhan jurnalis yang dilakukan pasukan Israel di Jalur Gaza.

Al Khater menyebut Israel telah memecahkan rekor pembunuhan dan penargetan jurnalis dalam sambutannya untuk Sesi ke-53 Komite Hak Asasi Manusia Arab Liga Arab di Doha, Qatar, Minggu (18/2/2024).

Kalimantan Post

Rezim Israel membunuh jurnalis hampir setiap harinya, ucap Al Khater dilansir dari kantor berita Palestina Sama.

“Komunitas internasional masih bungkam terkait pembunuhan yang dilakukan para penjajah Zionis di Gaza, dan para penjajah terus melakukan tindakan kriminal dan membantai orang-orang,” tegasnya.

Rezim Zionis Israel telah membunuh setidaknya 131 jurnalis selama berlangsungnya serangan Israel terhadap Gaza dalam lima bulan terakhir.

Terkait terus berlangsungnya pembunuhan anak-anak di Gaza, Al Khater menyatakan, mereka perang di Gaza mengungkap standar ganda Barat kepada dunia.

“Tentara Israel telah melanggar semua hukum, perjanjian, dan piagam Hak Asasi Manusia (HAM) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” tambah Al Khater.

Berdasarkan data Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ), 75 persen dari seluruh jurnalis yang dibunuh di dunia pada 2023 berasal dari Palestina.

Pembunuhan jurnalis akan menurun secara global dari tahun ke tahun jika bukan karena kematian jurnalis di Gaza, ungkap CPJ dalam laporan tahunan mereka yang dirilis minggu lalu. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Polres Kotabaru Selidiki Kebakaran PT Sebuku Feroaloy Perkasa
Iklan
Iklan