Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Kaget, Ada 158 Titik TPS Rawan Jelang PSU

×

Kaget, Ada 158 Titik TPS Rawan Jelang PSU

Sebarkan artikel ini
a1

Adanya perbedaan persepsi terkait tingkat kerawanan.

BANJARBARU, KP –Dibuat kaget ada 158 titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Banjarbaru.

Kalimantan Post

Ini tergambar saat rapat koordinasi (rakor) persiapan PSU Pilkada Banjarbaru di Ruang Yakut Baru DPRD Banjarbaru, Rabu (9/4).

Dalam pemaparan Polres Banjarbaru, terungkap jika ada 158 titik TPS rawan.

Berbeda pada pelaksanaan Pilkada 2024 sebelumnya yang hanya ada dua titik TPS.

Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari Restuningtyas juga kaget dengan hal ini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Selatan (KPU Kalsel), Andi Tenri Sompa mengakui adanya perbedaan persepsi terkait tingkat kerawanan.

Ia mencontohkan TPS lokasi khusus di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang tergolong salah satu TPS rawan.

“Jadi (disebut) rawan, seperti di loksus ada di lapas harus ada 2 polisi.

Karena kita tahu saja dikhawatirkan melarikan diri, sehingga perlu penjagaan berlapis dan diklasifikasikan TPS rawan,” katanya.

Tanri, klasifikasi TPS rawan ini hanya untuk pengamanan di 158 titik TPS yang perlu mendapatkan pengamanan lebih.

“Kekhawatiran wajar kalau terjadi apa-apa. (Ini) antisipasi saja, karena ada 158 TPS yang rawan dari 403 TPS,” bebernya.

Akhirnya Ririk bersyukur, rakor jelang PSU Banjarbaru menjawab semua hal yang mengganjal di otak para legislator. Harapannya, pelaksanaan PSU dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Sepertinya sudah cukup semuanya, karena sudah disampaikan Ketua KPU Kalsel semuanya sudah baik dan PSU segera dilaksanakan,” lugas politikus PKB.

Sebelunya Tenri, menjelaskan bahwa pihaknya terus bekerja maksimal menyelesaikan tahapan-tahapan krusial, terutama terkait logistik dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Semua tahapan sedang kita lakukan, utamanya terkait logistik dan sosialisasi.

Surat suara sudah siap dan tinggal menunggu kedatangan kotak suara, tinta serta segel,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Pengedar Transkasi Sabu Diringkus Anggota Ditresnarkoba Polda Kalsel

Ia menambahkan bahwa antisipasi terhadap potensi rendahnya kehadiran pemilih terus dilakukan dengan upaya yang masif dan terukur.

“Kami berusaha agar H-3 memberikan C Pemberitahuan yang akan dilakukan oleh KPPS. Antisipasinya tetap harus melakukan sosialisasi secara masif.

Kita sudah memasang 5 baliho di 5 kecamatan, kemudian 20 spanduk di 20 kelurahan, serta melalui radio dan media sosial, dan terus melakukan sosialisasi untuk peningkatan kapasitas di tiap kelurahan yang akan dilaksanakan oleh PPK dan PPS,” ucapnya. (*/net/K-2)

Iklan
Iklan