Pelaihari, KP – Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tanah Laut, Syakhril Hadrianadi, menyampaikan gambaran umum tugas dan capaian Dinas PUPRP dalam apel gabungan di halaman Kantor Bupati, Senin (23/606/2025).
Dalam sambutannya, Syakhril menekankan pentingnya efisiensi waktu dan kebersamaan dalam pelaksanaan apel rutin setiap pekan.
Ia menjelaskan struktur organisasi Dinas PUPRP yang terdiri dari sekretariat, lima bidang teknis, dan satu Unit Pelaksana Pelayanan Teknis (UPT). Bidang Bina Marga disebut sebagai pelaksana pembangunan dan penanggulangan jalan serta jembatan. “Tahun lalu kita banyak membangun jembatan girder. Tahun ini juga dilanjutkan, salah satunya di Damit Hulu yang memang sudah layak diganti,” ujarnya.
Di bidang Sumber Daya Air, Dinas PUPRP menangani pengelolaan irigasi, pantai, sungai, dan rawa. Sementara bidang Tata Ruang bertugas memberikan pertimbangan teknis dan koordinasi dalam perencanaan tata ruang daerah. Bidang Pertanahan berperan dalam memfasilitasi penyelesaian konflik pertanahan dan kerja sama dengan lembaga terkait seperti BPN dan pengadilan.
Mengakhiri sambutannya, Syakhril berharap agar seluruh pekerjaan yang dilaksanakan pemerintah daerah, termasuk oleh jajaran Dinas PUPRP, membawa manfaat besar bagi masyarakat Bumi Tuntung Pandang.
Keterangan foto: Kadis PUPRP Tala Syakhril Hadrianadi Pimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut
- Ribuan Warga Padati Latihan Udara Sikatan Daya 2025 di Maluka Baulin
Pelaihari, KP – Lapangan tembak udara Air Weapon Range (AWR) Dwi Harmono di Desa Maluka Baulin, Kabupaten Tanah Laut, dipadati ribuan warga yang antusias menyaksikan gladi lapangan Latihan Matra II Koops Udara II “Sikatan Daya 2025”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kesiapsiagaan operasi Komando Operasi Udara II (Koopsud II) dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman udara, serta menguji kemampuan interoperabilitas dalam operasi gabungan TNI.
Dengan luas mencapai 9.839.500 meter persegi, AWR Dwi Harmono menjadi lokasi strategis untuk mendukung simulasi pertempuran udara menggunakan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU. Latihan ini menampilkan berbagai manuver dan strategi tempur udara yang dirancang untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan ketangguhan sistem pertahanan nasional.
Gladi lapangan ini turut dihadiri oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Panglima Kodam VI/Mulawarman, Gubernur Kalimantan Selatan, serta Bupati Tanah Laut. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kesiapsiagaan pertahanan nasional di wilayah Kalimantan Selatan.
Selain sebagai ajang latihan militer, kegiatan ini juga menjadi tontonan menarik bagi masyarakat setempat yang memadati lokasi sejak pagi hari. Antusiasme warga menunjukkan semangat nasionalisme yang tinggi serta kebanggaan terhadap kekuatan pertahanan udara Indonesia. (rzk/K-6)