Banjarmasin, KP – Geman Yusuf,SH,MH menyarankan agar pengiriman pegiat ke ajang FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) VIII di NTB, benar-benar selektif untuk inorga yang memang berpeluang besar medali, sehingga penggunaan dana pada masa effisiensi sekarang ini benar-benar maksimal dan tepat sasaran.
Geman tokoh karate fullbody contact dan juga seorang advokad ini, mengutarakan hal itu sehubungan dengan informasi dari Plt Kadispoira (Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga) Kalsel M Fitri Hernadi, yang menyatakan pihaknya hanya memfasilitasi 150 pegiat ke Fornas NTB, karena adanya ketentuan effisiensi.
Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalsel memastikan ambil bagian diperhelatan Fornas VIII yang dilangsungkan pada 26 Juli – 1 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Namun kali ini, jumlah kontingen KORMI Kalsel yang diberangkatkan mengalami pengurangan akibat diterapkannya efesiensi anggaran secara nasional. Tak ayal, beberapa pegiat yang ingin berpartisipasi harus berangkat secara mandiri.
“Dengan kondisi efesiensi anggaran, harus lebih selektif dalam menentukan pegiat maupun inorga yang diberangkatkan mengikuti Fornas VIII 2025 di NTB,” sebut Geman Yusuf yang juga Dewan Penasehat Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) Kalsel, Rabu kemarin di Banjarmasin.
Pengiriman pegiat maupun inorga, lanjutnya, harus benar-benar yang berpotensi meraih medali. “Walaupun Fornas ini tergolong olahraga rekresi, namun ada medali diperebutkan akan mengharumkan nama baik daerah di level nasional,” ucapnya.
Jangan sampai, ada unsur pilih kasih karena kedekatan sehingga lebih diprioritaskan untuk mewakili Kalsel di ajang Fornas VIII 2025 NTB. “Memegang induk organisasi olahraga memang tidak mudah. Apalagi menaungi banyak inorga, semuanya ingin diayomi,” terangnya.
Kalau memang tidak memungkinkan, menurut Geman yang bigboss RM Sari Patin Kayu Tangi ini, tidak perlu memaksakan diri harus ambil ambil bagian diperhelatan Fornas nanti. “Belajar dari provinsi lain yang memutuskan untuk tidak samasekali memberangkatkan kontingen dengan menggunakan APBD,” ucapnya. (nfr/k-9)