BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dua dari delapan pesilat Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan bertanding di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POM-Nas) XIX di Jawa Tengah, 17 – 27 September 2025 mendatang merupakan atlet PON XXI 2024 di Aceh-Sumut lalu.
Pelatih silat POM-Nas Kalsel, Muhrani, Selasa (29/7/2025) mengungkapkan dua pesilat itu Habibah yang turun di nomor tanding kelas B putri dan Ramadhani di kelas C putra
“Habibah merupakan peraih medali perunggu PON XXI di Aceh-Sumut, sedangkan Ramadhani masih belum beruntung menyumbangkan medali di pesta olahraga se Indonesia itu,” ujarnya.
Selain kedua pesilat PON XXI, lanjut Muhrani, Kalsel juga akan diperkuat Risma Maulida yang turun di kelas E putri.
“Risma baru saja meraih medali emas Kejuaraan Kemenpora Internasional Pencak Silat Championship 2025 Tingkat Nasional di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII), Jakarta Timur 10-14 Juli lalu,” ujarnya.
Lalu lima pesilat POM-nas lainnya, kata Guru Olahraga SMAN 12 Banjarmasin ini yakni Muhammad Sandi Ananda yang turu di kelas A putra, Abdullah (kelas B putra), Abd Fatah (kelas F putra), Dimas (kelas H putra)
Zalitia yang bertanding kelas C putri.
Ditambahkan Muhrani, enam dari delapan pesilat saat ini latihan intensif di bawah asuhannya berlatih di SKB Mulawarman Banjarmasin, sedangkan dua pesilat lainnya masih mengikuti TC di Jawa Tengah.
“Sandy dan Fatah saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan selama tiga bulan di Jawa Tengah untuk persiapan Porprov sekaligus POM-Nas. Rencananya akhiri Agustus baru nanti balik ke Banua,” ujarnya.
Menurut Muhrani, dengan TC di Jateng sangat menguntungkan buat Sandy dan Fatah, mereka tak hanya sekedar berlatih juga seminggu sekali melakukan try out dan uji coba dengan pesilat-silat di daerah tersebut.
Berdasarkan persiapan cukup bagus dan rata-rata pesilat yang bertanding cukup berpengalaman bertanding di daerah dan nasional, Muhrani optimis pencak silat bisa menyumbangkan medali di POM-Nas nanti.
“Kami tak berani menargetkan berapa medali yang didapat, tapi berusaha menyumbangkan medali buat Kalsel. Sebab, daerah lain juga persiapan cukup bagus dan juga ada mantan PON bertanding nanti,” ungkapkan.
Supaya bisa memenuhi target meraih medali, Muhrani menyarankan sebelum berlaga ke POMNas, seluruh atlet melaksana TC dulu. “Ini sangat penting untuk memupuk kebersamaan dan persepsi antara pelatih dan atlet,” tandasnya.
Di POM-Nas di Banjarmasin tahun 2023 lalu, silat menyumbangkan 2 medali perak dan medali perunggu.
Di POMNas XIX di Jateng ada 23 medali yang akan diperebutkan. (ful/KPO-3)
Pesilat Kalsel yang bertanding di POM-Nas XIX di Jateng
- Risma Maulida di kelas E putri
- Habibah di kelas B putri
- Zalitia di kelas C putri
- Muhammad Sandi Ananda di kelas A putra
- Abdullah di kelas B putra
- Abd Fatah di kelas F putra
- Dimas di kelas H putra
- Ramadani di kelas C putra















