BALANGAN, Kalimantanpost.com – Anggota DPRD Balangan Didi Sukarlenan mengatakan, adat dan budaya masyarakat di wilayah setempat merupakan bagian dari kearifan lokal yang mesti dijaga dengan baik oleh semua generasi.
“Saya mengajak seluruh masyarakat agar sama-sama kita menjaga adat dan budaya daerah. Sebab, di Balangan, khususnya di kecamatan Halong dan Tebing Tinggi masih banyak budaya yang masih perlu kita jaga dan berdayakan,” kata Didi, baru-baru tadi.
Terlebih pada era modern seperti sekarang, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri agar adat dan budaya tidak tergerus oleh kemajuan zaman.
Menurut wakil rakyat dari Dapil Juai dan Halong ini, banyak budaya dan adat di yang berkembang saat ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat itu sendiri.
“Kearifan lokal itu sendiri jika kita berdayakan secara optimal, seperti aruh adat Mesiwah Pare Gumboh oleh suku Dayak Halong, tentunya bisa menjadi daya tarik bagi Kabupaten Balangan. Masyarakat luas akan lebih mengetahui tentang kearifan lokal apa saja yang ada di Balangan,” katanya.
Lebih lanjut, politisi Golkar ini, mengatakan bahwa budaya yang terkesan bebas dan kebarat-baratan dengan muatan negatif sudah mulai marak digandrungi kaum muda di kota-kota besar.
“Tentu kita tidak ingin anak-anak atau adik-adik kita terjebak dalam pergaulan yang tidak seharusnya atau yang tidak sesuai dengan norma-norma budaya Indonesia yang erat dengan etika dan sopan santun,” imbuhnya. (jnd/KPO-1)