Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Warga Mantuil Sampaikan Tuntutan kepada Pelindo Terkait CSR dan Dampak Operasional Pelabuhan

×

Warga Mantuil Sampaikan Tuntutan kepada Pelindo Terkait CSR dan Dampak Operasional Pelabuhan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250827 201920

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Warga RT 17 Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, menyampaikan aspirasi mereka kepada PT Pelindo Regional 3, terkait operasional Pelabuhan Basirih yang berdampak pada lingkungan dan kesejahteraan warga.

‎Koordinator aksi, Gusti, menyebutkan ada dua keluhan utama warga. Pertama, terkait tidak tersalurkannya dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga yang berada di ring satu pelabuhan. Bantuan terakhir diterima pada 2017 berupa sembako saat hari raya.

Kedua, getaran dari truk-truk bongkar muat yang melintas menyebabkan keretakan pada lebih dari 50 rumah warga.

‎“Kami juga meminta agar warga diberikan kesempatan bekerja kembali melalui TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat),” ujar Gusti, Selasa (27/8/2025).

Kalimantan Post

Rencananya, warga bersama pihak RT akan menggelar pertemuan lanjutan pada Jumat (29/8/2025) untuk membahas tindak lanjut aspirasi.

‎Sementara itu, Branch Manager Pelabuhan Trisakti, Ari Sudarsono, menegaskan pihaknya menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat dan siap menampung aspirasi melalui dialog terbuka.

Ia menjelaskan, program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) yang dijalankan Pelindo berfokus pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan dukungan sosial.

‎“Aspirasi warga RT 17 akan kami akomodasi. Terkait TKBM, ini menjadi ranah pengurus TKBM, namun kami akan memfasilitasi komunikasi agar aspirasi dapat dijembatani,” jelas Ary.

Ia juga memastikan operasional pelabuhan tetap berjalan normal, aman, dan kondusif selama aksi berlangsung.

‎Ari menambahkan, Pelindo berkomitmen memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai bantuan pendidikan, renovasi fasilitas umum, hingga sembako.

“Kami menghargai warga yang menyampaikan aspirasi secara damai. Melalui komunikasi yang baik, solusi bersama yang mendukung keberlanjutan pelabuhan dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.

‎Aksi damai warga RT 17 berlangsung tertib dan aman, mencerminkan semangat masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara terbuka, sambil operasional Pelabuhan Basirih tetap berjalan lancar tanpa hambatan. (dev/KPO-4)


Baca Juga :  Dua Mobil Berpelat Nomor Sipil yang Dibakar Demonstran

Iklan
Iklan