BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ditunjuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Mahasiswa XVIII 2025.
Kegiatan ini rencananya akan diikuti sekitar 1.500 peserta dari 190 perguruan tinggi yang ada di Indonesia pada 6-9 Oktober 2025 mendatang.
Hal ini terungkap dari visit tim panitia pusat bersama Ketua Dewan Hakim, KH Said Aqil Siradz untuk meninjau persiapan yang dilakukan ULM, Kamis (28/8/2025).
Ketua Dewan Hakim MTQ, KH Said Aqil Siradz mengatakan, MTQN Mahasiswa ini merupakan ajang seleksi untuk mencari bibit berbakat agar bisa dikirimkan mengikuti di tingkat internasional.
“Ini telah dilakukan untuk mengirim wakil ke beberapa negara seperti Iran, Turki dan lainnya,” kata Aqil, walaupun kadang-kadang terkendala krisis di Timur Tengah.
Namun, pihaknya mempertahankan jumlah cabang yang dilombakan di ajang MTQ di tengah efisiensi dan pengurangan anggaran.
“Alhamdulillah, ada 15 cabang yang dilombakan, mulai tartil, debat, cerdas cermat dan lainnya,” tambahnya.
Selain itu, juga dilakukan pra seleksi sehingga peserta bisa dibatasi, mengingat pendaftar MTQN Mahasiswa ini mencapai 300 perguruan tinggi di Indonesia.
Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri menambahkan, penunjukan ULM sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan dan amanah yang harus dilaksanakan.
“Terima kasih atas kepercayaannya. Kita siap menerima peserta, pendamping dan lainnya di Bumi Lambung Mangkurat,” kata Rektor, didamping Wakil Rektor III, M Rusmin Nuryadin.
Sementara itu, Rudiansyah selaku panitia daerah mengungkapkan, kunjungan ini untuk melihat apakah ULM layak menjadi tuan rumah MTQN Mahasiswa 2025.
“Persiapannya sudah mencapai 80 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Alam selaku panitia pusat menilai, tidak salah menunjuk ULM sebagai tuan rumah, karena sudah memenuhi syarat dan kesiapan lainnya.
“Karena diperkirakan jumlah kafilah yang datang ini mencapai 3.000 hingga 4.000 orang,” katanya. (lyn/KPO-4).