Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS), berhasil melaju ke tahap 2
II penilaian Bhumandala tahun 2025.
Inovasi “Liwar HSS” masuk dalam 5 besar nominasi kategori Pemkab, pada penilaian oleh Badan Informasi Geospasial (BIG), dari total 132 inovasi yang didaftarkan para instansi.
Liwar HSS merupakan akronim dari Lindungi Warga Hulu Sungai Selatan, merupakan inovasi Bappelitbangda Kabupaten HSS dalam pemanfaatan informasi geospasial.
Liwar HSS menjadi satu-satunya inovasi kategori Pemkab di Provinsi Kalimantan Selatan, yang berhasil lolos ke penilaian tahap II.
Liwar HSS bersaing ketat dengan empat inovasi lainnya, yakni E-Kenda dari Kabupaten Sidoarjo,
GIS PBB SILEPBAH dari Kabupaten Batang, SEDULANG SEKANTI dari Kabupaten Banyuasin, dan SIGANA dari Kabupaten Grobogan.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten HSS Tatik Sri Rahayu mengatakan, berdasarkan informasi dari BIG, penilaian tahap I telah dilaksanakan oleh Tim Juri pada 26 Agustus hingga 25 September 2025, dan ditetapkan dalam pleno pada 26 September 2025.
“Lima besar nominasi di kategori, akan melanjutkan ke penilaian tahap II, yang akan menentukan pemenang Penghargaan Bhumandala 2025,” terangnya.
Tatik menjelaskan, penghargaan Bhumandala merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan BIG, untuk mendorong pemanfaatan informasi geospasial yang inovatif dan berkelanjutan, sebagai instrumen kunci dalam pengambilan keputusan.
Program bertujuan memperkuat peran informasi geospasial, dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional.
Keberhasilan masuk nominasi tersebut, menunjukkan komitmen Pemkab HSS dalam mengembangkan inovasi pelayanan berbasis teknologi informasi geospasial, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (tor/K-6)















