Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Turunkan Alat Berat ke Lokasi Longsor

×

Turunkan Alat Berat ke Lokasi Longsor

Sebarkan artikel ini
1 2 klm 5 cm lomgsor
LANGKAH AWAL Dinas PUPR Kalsel melakukan langkah penanganan jalan longsor. (ist)

Berencana memangkas sebagian dinding jalan agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak langsung menghantam saluran tepi jalan.

BANJARBARU, KP – Jalur utama penghubung Banjarbaru–Batulicin kembali mengalami gangguan.

Kalimantan Post

Terdapat bahu jalan di mengalami longsor, tepatnya di kawasan dekat Tanjakan Papua, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan di jalur tersebut.

Menindaklanjuti kondisi itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel melakukan langkah penanganan awal agar tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan.

“Untuk sementara kami sudah memasang garis pembatas di lokasi longsor agar pengendara tetap berhati-hati saat melintas,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, saat dikonfirmasi, Senin (27/10).

Menurut Yasin, pihaknya telah menurunkan alat berat ke lokasi untuk melakukan penimbunan di bagian yang terdampak. Meski bersifat sementara, langkah itu diambil guna mencegah kerusakan melebar dan meminimalisasi risiko bagi kendaraan yang melintas di jalur padat tersebut.

Lebih lanjut, Yasin menjelaskan bahwa upaya penanganan permanen akan difokuskan pada perbaikan sistem drainase di sekitar lokasi.

Pihaknya berencana memangkas sebagian dinding jalan agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak langsung menghantam saluran tepi jalan, yang selama ini diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya erosi tanah.

“Penanganan berikutnya kami akan pangkas dinding jalan supaya aliran air bisa mengalir dengan baik dan tidak langsung menuju saluran di bawahnya,” jelasnya.

Namun, pelaksanaan pekerjaan itu masih menunggu hasil koordinasi lintas instansi.

“Kami masih berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan kepala desa setempat, karena di sisi jalan itu terdapat lahan milik Dinas Kehutanan dan pondok warga,” tambah Yasin.

Selain memperkuat struktur jalan dan memperbaiki sistem aliran air juga akan dilakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas tambahan di kawasan rawan longsor.

Baca Juga :  Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan keamanan pengendara selama proses perbaikan berlangsung.

“Rambu-rambu lalu lintas akan dipasang setelah perbaikan di kawasan Kelok 12 dan Gunung Papua selesai.

Kami ingin memastikan seluruh area yang berpotensi rawan telah tertangani dengan baik sebelum rambu dipasang,” ujar Yasin. (mns/K-2)

Iklan
Iklan