KOTABARU, Kalimantanpost.com – Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis melakukan pemotongan pita menandai diresmikannya kantor cabang pembantu (KCP) Bank Syariah Indonesia di Kotabaru, Senin (3/11/2025).
Grand Opening di kantor baru BSI, Jalan Brigjen Hasan Basri, Kelurahan Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara bersama jajaran manajemen BSI Regional Office IX Kalimantan dan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Kotabaru, termasuk Wakil Ketua DPRD Kotabaru Awaludin.
Rangkaian acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemutaran video company profile BSI, serta sambutan manajemen BSI Regional Office IX Kalimantan dan Pemkab Kotabaru.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengapresiasi kehadiran kantor baru BSI di Kotabaru.
“Atas nama Pemkab Kotabaru, kami mengucapkan selamat atas peresmian kantor baru BSI,” katanya.
Ditambahkan, hal ini merupakan momentum penting bagi dunia perbankan dan pembangunan ekonomi daerah.
“Kehadiran BSI membawa semangat keberkahan dan keadilan dalam sistem keuangan syariah,” ucapnya.
Dalam sambutan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran BSI sejalan dengan visi daerah dalam memperkuat perekonomian berbasis keadilan dan keberlanjutan.
“Pemkab Kotabaru berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, di mana sistem keuangan syariah menjadi salah satu pilar pentingnya,” katanya.
Kehadiran BSI diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekonomi umat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar BSI tidak hanya berperan dalam transaksi finansial, tetapi turut aktif dalam mendukung program sosial, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan literasi keuangan.
“Kami berharap BSI dapat bersinergi dengan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, lembaga pendidikan, maupun komunitas masyarakat, dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berdaya saing di Kotabaru,” imbuhnya.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendukung pengembangan perbankan syariah sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam membangun ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keberkahan.
“Semoga keberadaan kantor baru BSI ini menjadi wasilah untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, amanah, dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kotabaru,” pungkasnya.
Deputi Funding & Transaction RO IX Kalimantan, Nugroho Agung Dewanto, mengatakan, kantor baru ini hadir lebih representatif dan nyaman.
“Kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kotabaru. Insyaallah keberadaan BSI di sini membawa keberkahan, bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi seluruh pihak yang berkolaborasi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, BSI terus menunjukkan pertumbuhan positif secara nasional dengan peningkatan kinerja yang signifikan pada 2025, serta komitmen dalam menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif masyarakat.
Selain memperkenalkan sejumlah produk unggulan seperti Tabungan Haji dan Tabungan Emas, Nugroho mengenalkan keunggulan BSI yang tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi nasabahnya.
“Di BSI, nasabah tidak hanya menabung dan bertransaksi, tetapi juga dapat membayar zakat, infak, dan sedekah melalui layanan digital kami,” ungkap Nugroho.
“Prinsip syariah menjadi landasan utama dalam setiap produk yang kami hadirkan,” tambahnya.
Nugroho menjelaskan latar belakang perpindahan kantor BSI Kotabaru, adalah untuk memberikan layanan terbaik agar nasabah semakin nyaman bertransaksi.
Selain itu, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri bagi seluruh tim dalam memberikan pelayanan yang optimal.
“Dengan berpindahnya kantor ke tempat yang baru, layanan bisa lebih optimal, dan nasabah juga bisa lebih nyaman dalam bertransaksi”, kata dia.
Keunggulan BSI saat ini adalah Tabungan Haji dan Tabungan Emas. Untuk Tabungan Haji, anak-anak sejak baru lahir sudah bisa memiliki tabungan ini.
“Kami mendorong masyarakat agar lebih mudah menunaikan rukun Islam kelima,” jelasnya.
Tabungan Emas juga menjadi salah satu upaya BSI dalam membantu masyarakat menata masa depan dan menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
“Kami ingin satu keluarga di Kabupaten Kotabaru bisa memiliki minimal satu kilogram emas,” ujar Nugroho.
Tujuannya untuk menahan inflasi dan menata masa depan yang lebih baik. Insyaallah, masyarakat Kotabaru akan semakin sejahtera,” tutupnya. (andi/KPO-4)















