JERMAN, Kalimantanpost.com – Pemain Tim nasional Indonesia, Kevin Diks mencetak satu gol sekaligus membawa Borussia Mönchengladbach
mengalahkan FC Cologne 3-1 dalam derby Rhine di Borussia-Park, Jerman, Minggu (9/11/2025).
Pemain Indonesia berusia 29 tahun ini membobol gawang Koln di menit 61 melalui tendangan penalti, sehingga dinobatkan sebagai pemain terbaik oleh flashscore dalam pertandingan tersebut.
Kevin Diks yang bermain sepanjang 90 menit, mendapat satu kartu kuning di menit 75, melakukan sekali tembakan tepat sasaran, sentuhan 82 kali, duel 8 kali dan intersepsi 1 kali.
Berkat tampil apik menempati posisi center back kiri, Kevin Diks mendapat rating cukup tinggi 8,5 dari flashscore.
Bagi Monchengladbach, ini kemenangan ketiga secara berturut-turut di semua kompetisi. Posisi Kevin Diks dan kawan-kawan pun semakin jauh dari zona degradasi menempati posisi 12 dengan poin 9 dari 10 kali main, 2 kali menang, 3 kali seri dan 5 kali kalah.
Sementara FC Koln tetap berada di peringkat 9 dengan 14 poin dari 10 kali main.
Walau menang 3-1, sebenarnya Monchengladbach kalah penguasaan bola 36 persen berbanding 64 persen. Begitu jumlah tembakan ke arah gawang dilakukan pemain tuan rumah hanya 9 dan FC Koln 19 kali.
Karena pertandingan ini merupakan salah satu rivalitas terberat di sepak bola Jerman, babak pertama berlangsung sengit. Setelah awal musim yang buruk, yang membuat mereka gagal memenangkan satu pun dari delapan pertandingan pembuka Bundesliga, Gladbach tampak bertekad untuk melanjutkan kemenangan telak 4-0 atas St. Pauli akhir pekan lalu.
Kiper Moritz Nicolas menepis tembakan Said El Mala yang berusia 19 tahun, yang baru pertama kali masuk ke skuad Jerman pekan ini, tetapi peluang emas hanya sedikit tercipta hampir sepanjang babak pertama.
Menjelang babak pertama berakhir Gladbach meningkatkan tempo permainan dengan mendapat peluang emas mencetak gol. Sayangnya peluang emas disia-siakan di menit 45+2 ketija Franck Honorat kemudian dijatuhkan oleh Kristoffer Lund di kotak penalti, dan setelah tinjauan VAR, wasit Deniz Aytekin menunjuk titik putih. Namun, tendangan pencetak gol terbanyak Gladbach, Haris Tabaković, digagalkan oleh Marvin Schwäbe dari Cologne dari jarak 12 meter sebelum bola disapu bersih dan menghasilkan tendangan sudut
The Foals pun tak mau kehilangan peluang emas, di menit 45+2 Philipp Sanders berada di waktu dan tempat yang tepat untuk menjangkau bola rebound di dalam kotak penalti dan dengan mudah memasukkan bola rendah ke sisi kanan gawang.
Kedudukan 1-0 pun bertahan hingga turun minum.
Tak lama setelah jeda, Marius Bülter hampir menceploskan bola ke pojok atas gawang dengan sontekannya, namun bola justru mendarat di atas gawang.
Di menit 48, Koln mendapat peluang bagus melalui Marius Bulter yang berdirinya bebas setelah menerima umpan silang di pinggir kotak penalti, namun tembakan yang dilakukannya melenceng tipis ke atas gawang Monchengladbach.
Di menit 61, pemain Koln Lund menyentuh bola di kotak penalti. Tak gagal lagi, Kevin Diks dipercaya sebagai eksekutor. Pemain Timnas Indonesia melakukan tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang, walau pun tangan kipe Marvin Schwabe berhasil menjangkau bola tendangan penalti dari Kevin Diks ternyata tidak mampu menghentikan bola.
Tiga menit kemudian, Monchengladbach memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Franck Honorat mengumpan kepada Haris Tabakovic dan dengan mudah untuk memasukkan bola ke gawang yang kosong.
Koln sempat mendapat peluang memperkecil ketertinggalan, sayang
tendangan jarak jauh Jakub Kamiński membentur mistar gawang, sementara sundulan Ragnar Ache ditahan Nicolas.
Akhirnya, Koln baru bisa memperkecil ketertinggalan 1-3 di menit 90+2 melalui tendangan penalti setelah Lukas Ullrich melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Luca Waldschmidt mampu mengeksekusinya dengan baik. (ful/KPO-3)















