RANTAU, Kalimantanpost.com – Transaksi Tapin Expo 2025 tembus Rp5,5 miliar selama 10 hari menjadi salah satu catatan paling menonjol.
Angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa kegiatan ini membawa dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
“Tapin Expo 2025 telah menjadi ruang kreativitas, inovasi, dan promosi bagi berbagai sektor, mulai dari UMKM hingga pelayanan publik,” kata Bupati Tapin, H Yamani, saat menutup Tapin Expo 2025, Selasa (9/12/2025) di Panggung Hiburan Area Tapin Expo.
Penutupan berlangsung meriah dengan rangkaian pengumuman stan terbaik hingga penyerahan hadiah Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor 2025.
“Tapin Expo bukan sekadar ajang hiburan masyarakat, tetapi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas jejaring usaha, dan meningkatkan daya saing pelaku ekonomi lokal,” ujar Yamani.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan expo.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadikan Tapin Expo 2025 berlangsung meriah, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa penghargaan untuk stan terbaik serta pemenang Gebyar Panutan Pajak Kendaraan bermotor 2025 diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kinerja, dan kepatuhan masyarakat maupun instansi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, memberikan pelayanan terbaik, dan menjaga semangat membangun Tapin yang lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya
Bupati mengajak seluruh pihak mempertahankan semangat kolaborasi dan kreativitas yang telah terbangun selama pelaksanaan expo.
Ia berharap Tapin Expo tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ekonomi daerah.
Kepala Dinas Perdagangan Tapin, HMZ Noor Wal Aidi Rahmat, selaku penyelenggara, mengatakan, tujuan utama Tapin Expo 2025 adalah memperkuat promosi produk lokal, khususnya UMKM, agar mampu bersaing di tingkat regional bahkan nasional.
Melalui expo ini, pihaknya mendorong digitalisasi pemasaran produk lokal, termasuk pemanfaatan e-catalog lokal agar pelaku usaha semakin mudah memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas.
Tapin Expo 2025 terselenggara berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Perdagangan bersama CV Sipagama Production sebagai event organizer. Adapun jumlah peserta tahun ini terdiri dari:
- 31 SKPD Pemkab Tapin
- 2 instansi Forkopimda
- 12 kecamatan dan 1 RSUD Datu Sanggul
- 7 BUMN/BUMD/swasta
- 150 pelaku usaha UMKM
- Dekranasda, TP PKK, dan DWP Kabupaten Tapin
Kegiatan berlangsung selama 10 hari sejak 30 November hingga 9 Desember 2025.
Noor Wal Aidi menambahkan, pemerintah patut berbangga karena nilai transaksi dan peredaran uang selama expo diperkirakan mencapai Rp5,5 miliar.
“Ini menunjukkan bahwa Tapin Expo berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Sekda, event organizer, Forkopimda, hingga masyarakat yang menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya expo.
Acara penutupan ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang stan terbaik Tapin Expo 2025 serta penghargaan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor dari Bapenda Tapin.
Dengan capaian besar tahun ini, Tapin Expo 2025 menjadi momentum penting dalam mengembangkan ekonomi lokal, memperkuat UMKM, dan membangun citra Kabupaten Tapin sebagai daerah yang terus tumbuh dan berinovasi. (abd/KPO-4).















