BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tambahan delapan medali emas, 14 perak dan 8 medali perunggu dari atlet-atlet Indonesia masih belum cukup mempertahankan di posisi kedua di SEA Games 2025 Thailand.
Hingga Kamis (11/12/2024) pukul 22.00 WIB, Indonesia meraih 13 medali emas, 20 perak dan 13 medali perunggu.
Vietnam yang menggeser Indonesia di posisi kedua meraih 14 medali emas, 8 perak dan 27 medali perunggu.
Tuan rumah Thailand masih mendominasi dalam perburuan medali dengan meraup 41 medali emas, 24 perak dan 14 medali perunggu.
Keberhasilan Indonesia meraih medali emas diawali atlet balap sepeda Indonesia, Rendy Varera Sanjaya yang menjadi tercepat di Mountain Bike Cross Country putra.
Dayung kembali menyumbang medali emas melalui Stevani Mayche Ibo/ Subhi yang bertanding di nomor nomor campuran kayak double 200 meter.
Lalu, Leica Al Humaira Lubis meraih juara pertama di karate +68 kg putri. Kejutan juga dibuat atletik Diva Renata Jayadi meraih medali emas di
lompat galah putri.
Di cabang olahraga basket juga menyumbang medali emas 3×3 tim putri melalui Dewa Ayu Made Sriatha, Agustin Elya Gradita, Evelyn Fiyo, dan Kimberley Pierre Louis.
Selanjutnya di extreme water ski & wakeboard meraih medali emas di nomor mixed slalom waterski atas nama Guruh Dwi Samudra, Indra Hardinata, Ummu Toyibatuh Sholikah, dan Safira Ratriandari Widodo.
Di kolam renang kembali mendulang dua medali emas lewat ‘kayuhan’ Jason Donovan Yusuf pada nomor 50 meter gaya punggung putra dan Masriani Wolf pada nomor 50 meter gaya punggung putri.
Bagi Jason, ini adalah emas keduanya di SEA Games 2025 sebagai debutan setelah sebelumnya ia mempersembahkan emas untuk nomor 100 meter gaya punggung putra.
Indonesia sebenarnya meraih medali emas pada olahraga Mixed Martial Arts (MMA) nomor tradisional putri 54 kg yang dipersembahkan Dwi Ani Retno Wulan. Namun, MMA pada akhirnya tak masuk perhitungan medali karena di SEA Games 2025 hanya berstatus sebagai cabang olahraga ekshibisi. (ful/KPO-3)















