BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Irwansyah dinobatkan sebagai pemenang pertama lomba Cipta Mars Kalimantan Selatan (Kalsel) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pariwisata.
Juara kedua dalam Grand Final Lomba Cipta “Mars Kalsel yang berlangsung di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (13/12/2025) malam diraih Irwansyah Noor dan juara ketiga diberikan kepada Hendra Cipta.
Juara 1, 2, dan 3 mendapat hadiah uang masing-masing sebesar Rp25 juta, Rp10 juta, dan Rp5 juta.
Karya pemenang lomba lagu 1, 2,dan 3 sepenuhnya milik Pemprov Kalsel dan akan diproses untuk penetapan salah satu lagu yang akan resmi menjadi Mars Kalimantan Selatan.
Lomba Cipta “Mars Kalsel diikuti 39 peserta yang diseleksi menjadi 10 finalis. Ada pun 10 kompones atau pencipta lagu yang tampil adalah Donny Ivan, Eben Haizar Latul, Hendra Cipta, Irwansyah, Irwansyah Noor, Khairiadi Asa, M. Azza Raihan dkk, Abdurrahman Farisi, Rofinus K, dan Yusda Permana.
Grand final lomba Mars Kalimantan Selatan ini dihadiri Gubernur H. Muhidin melalui yang Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin.
Untuk menentukan pemenang lomba, panitia menghadirkan maestro komposer, musisi Dwiki Dharmawan dari Jakarta sebagai ketua dewan juri, didampingi Dino Sirajuddin (juri 2) dan Chandra Hasan (juri 3) asal Kalsel, ditambah juri kehormatan yaitu Gubernur Kalsel yang diwakili Sekdaprov Syarifuddin.
Dwiki Dharmawan berharap, mars ini menjadi Mars Kalimantan Selatan yang dapat ditetapkan dan diikuti, dimengerti dan memberikan semangat serta ada kabaruan komposisi maupun harmoninya sehingga memberikan semangat bagi masyarakat di provinsi ini.
Sebelum penampilan 10 finalis, Sekdaprov Syarifuddin menyampaikan beberapa poin penting dari Gubernur H Muhidin, diantaranya bahwa, musik memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan menggerakkan semangat dan juga mempererat rasa kebersamaan.
“Itulah alasan perlunya menghadirkan sebuah Mars Kalsel kepada masyarakat. Mars yang dicari adalah mars yang tidak hanya indah secara musikal, tapi juga menggambarkan arah pembangunan Kalsel kedepan,” ujarnya.
Diinginkan mars yang bisa menggugah semangat sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kalsel.
Mars yang diperdengarkan diharapkan mampu memberikan gambaran tentang semangat Pemerintah Provinsi yakni semangat melayani masyarakat, semangat bekerja bersama untuk membangun Kalsel yang lebih baik.
Kepada para kompones atau peserta lomba, disampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih Gubernur H Muhidin atas partisipasi dan bukti keberanian merekan untuk berkarya mencipta dan mengharumkan nama baik melalui alunan nada.
Gubernur H Muhidin berharap, pemenang maupun yang belum berhasil juara, tetap semangat berkarya dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Banua.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Iwan Fitriadi menyebut, proses penjurian untuk memilih 10 finalis ini dimulai sejak 20 November hingga 13 Desember 2025.
Tujuan lomba ujarnya, untuk menghadirkan lagu mars resmi Provinsi Kalsel yang menjadi identitas daerah dan penguat semangat masyarakat Banua. (ful/KPO-3)















