Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Cegah Kegiatan Negatif, Anak-anak dan Remaja LDII Kota Banjarmasin Gelar Kegiatan Keagamaan di Akhir Tahun

×

Cegah Kegiatan Negatif, Anak-anak dan Remaja LDII Kota Banjarmasin Gelar Kegiatan Keagamaan di Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini
IMG 20260101 WA0015
Ketua DPD LDII Kota Banjarmasin, H Ahmad Kusnan memantau kegiatan anak-anak dan remaja dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari lima Pimpinan Cabang (PC) dan 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kelurahan se Kota Banjarmasin berkumpul di Masjid Al Muhajirin Jalan Pramuka Kompleks Rahayu Pembina IV Banjarmasin untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di akhir tahun pada Rabu (31/12/2025) malam. (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Usai Shalat Magrib, anak-anak dan remaja dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari lima Pimpinan Cabang (PC) dan 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kelurahan se Kota Banjarmasin berkumpul di Masjid Al Muhajirin Jalan Pramuka Kompleks Rahayu Pembina IV Banjarmasin untuk melaksanakan kegiatan di akhir tahun pada Rabu (31/12/2025) malam.

Anak-anak dan remaja LDII Kota Banjarmasin yang jumlahnya lebih 250 -300 orang ini melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan maupun aktivitas positif lainnya di acara perpisahan tahun baru tersebut.

Kalimantan Post

“Kita mengumpulkan anak-anak dan remaja di sini bukan merayakan tahun baru, tapi tujuan utamanya untuk mendidik dan mengendalikan anak-anak sejak dini agar tidak ikut-ikutan melakukan hal-hal yang negatif,” ujar Ketua DPD LDII Kota Banjarmasin, H Ahmad Kusnan yang ditemui disela-sela acara kegiatan, Rabu (31/12) malam.

Menurut dia, selama ini ada ‘kebiasaan’ perayaan tahun baru tersebut dilakukan remaja dengan berfoya-foya seperti main mercon, trek-trekan sepeda motor, kumpul-kumpul laki-laki perempuan dan kegiatan lainnya.

“Kita sebagai pengurus DPD LDII Kota Banjarmasin berinisiatif jangan sampai anak-anak kita ikut-ikutan kegiatan hal-hal yang negatif. Makanya kita kumpulkan di masjid ini,” ujarnya.

Dijelaskan Kusnan, anak-anak muda ini diminta bikin acara sendiri, mulai magrib sampai pukul 23.30 Wita dengan kegiatan di masjid saja.

“Di kegiatan ini ada juga masak-memasak, silaturrahim antara remaja masjid, lomba cerdas cermat, lomba menghapal Alquran dan lain-lain sampai jam 22.00 Wita,” tandasnya.

Panitia juga menyediakan door prize, ada pertanyaan siapa yang menjawab, hafalan Alquran. “Supaya anak-anak antusias dan gembira.”

Setelah itu, ucap Kusnan, mereka keluar dari masjid membuat api unggun di halaman masjid dilanjutkan makan bersama sampai pukul 23.30 Wita.

Baca Juga :  ‎Data Buktikan Bunuh Mahasiswi ULM, Anggota Polres Banjarbaru Bripda Muhammad Seili Dipecat Tidak Hormat

Bila selesai acara, pagar ditutup dan tidak boleh ada yang keluar, karena ada petugas yang menjaganya. Bila ada memaksa mau keluar juga akan ditanya dulu hendak kemana, apa tujuannya bila tak perlu tidak diizinkan keluar.

“Kemudian untuk laki-laki tidur di Masjid dan perempuan tidur di wisma serta rumah jamaah LDII yang kosong.
Jam 03.00 Wita dibungunkan untuk shalat malam dan doa bersama,” paparnya.

Setelah Shalat Subuh, dilanjutkan kegiatan keagamaan berupa nasehat dari pembina organisasi dan pengajian serta pemberian arahan kepada anak-anak muda ini supaya kedepan punya wawasan tersendiri, kegiatan sendiri dan buka usaha atau wirausaha seperti kuliner.

“Lalu, pagi-pagi senam bersama dan 10.00 Wita selesai acaranya,” ungkapnya.

Tujuan pokok kegiatan ini, jelas Kusnan, supaya anak-anak jangan keluyuran kemana-mana dan menggunakannya di malam tahun baru untuk yang bermanfaat.

“Juga sebagai sarana intropeksi diri setahun lalu itu apa saja kesalahan dilakukan dan merenung jangan sampai tahun kedepan diulangi lagi kedepannya,” tuturnya.

Menurut Kusnan, untuk dana kegiatan dari sumbangan jamaah LDII. Orangtua anak-anak, sebelumnya sejak jauh-jauh hari sudah diumumkan akan mengadakan kegiatan ini dengan memerlukan biaya misalnya diperkirakan Rp 15 juta. “Jadi siapa yang mau sedekah untuk kegiatan ini,” ucapnya.

Kegiatan anak-anak dan remaja ini dipantau selaku H Subandro perwakilan DPW LDII Provinsi Kalsel, Ketua dan pengurus Pimpinan Cabang Banjarmasin Timur, Banjarmasin Utara, Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Barat serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) 11 Kelurahan selama berlangsung. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan