LAMONGAN, Kalimantanpost.com – Badai besar sudah dilewati Persela Lamongan pasca perginya CEO Fariz Julinar Maurisal beserta beberapa pemain. Hasilnya adalah kemenangan melawan Persiba Balikpapan pekan lalu dalam laga Pegadaian Championship. Jadi bukti jika Laskar Joko Tingkir tetap dalam kondisi ‘baik-baik’ saja.
Kondisi yang ‘baik-baik’ saja itu akan kembali mendapat ujian sangat berat. Minggu (11/1/2026) sore nanti di Stadion Surajaya, Lamongan, ujian itu datang dari pemuncak klasemen Grup 2 Pegadaian Championship untuk sementara, PS Barito Putera. Tim yang sangat perkasa dengan 11 kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah.
“Saya pikir tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan,” tegas pelatih Persela Bima Sakti dikutip dari laman ILeague, Minggu (11/1).
Meskipun timnya dalam kondisi pas-pasan setelah ditinggal sejumlah pemain, Bima menyebut anak asuhnya tidak gentar melawan Barito Putera sore nanti.
“Saya yakin pemain bisa bekerja keras dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Optimisme Bima makin besar karena Persela pernah mengalahkan Barito Putera di putaran pertama lalu. Jadi tim pertama yang mematahkan rekor kemenangan beruntun Laskar Antasari waktu itu.
“Saya pelajari lagi video pertandingan dan minta banyak masukan kepada coach Ragil (asisten pelatih) yang memimpin saat itu,” jelasnya.
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu yakin Persela bisa mengulangi kemenangan atas Barito Putera. Apalagi, skuat yang dimainkan saat itu masih banyak bertahan di Persela. “Kami main di kandang sendiri, jadi harus raih kemenangan,” harapnya. (ful/KPO-3).














