BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pecatur putri Kalimantan Selatan pernah mencapai masa puncaknya dengan meraih medali dua medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI 2004 di Palembang melalui nomor perorangan MNW Wenny Meliana serta beregu putri yang diperkuat Wenny, MF Norasa Ferdiana, MNW Rodiatul Adawiyah dan MPW Lilis Maryani.
Ini tak lepas saat itu Ketua Umum Pengprov Percasi Kalsel yang diketuai Dandung Sukhrowadi cukup getol mengirim pecatur putra dan putri keberbagai even nasional dan menitipkan berlatih di Jakarta serta menggelar kejuaraan di Banua. Sejak saat itu, pecatur putri Banua hingga tahun 2010-an cukup disegani dan mampu disegani diberbagai even nasional ini.
Bersamaan beberapa kali pergantian pengurus, catur Kalsel putri mulai meredup karena jarang dikirim mengikuti berbagai event nasional.
Di tengah minimnya even daerah, memasuki tahun 2020-an mencuat nama
WNM Nishfa Dayyana Rahmah merupakan salah satu atlet catur puteri terbaik yang dimiliki Kalimantan Selatan saat ini. Lahir di Kota Amuntai pada 16 Agustus 2009, Nishfa tumbuh dalam keluarga pecatur yang sangat kental dengan atmosfer olahraga catur.
Sejak usia 3,5 tahun, ia sudah mulai mengenal papan catur dan buah-buahnya, mengikuti jejak ayah dan kedua kakaknya yang juga berprofesi sebagai atlet catur.
Ayahnya, AIM Ahmad Raihan Hasa, SAg, MH, WN, PN, FI merupakan pecatur nasional Kalsel, atlet PON dan Kejurnas, sekaligus satu-satunya FIDE Instructor (pelatih Internasional) di Kalimantan Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Percasi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)..
Lingkungan rumah Nishfa menjadi tempat latihan para pecatur HSU, sehingga sejak kecil ia terbiasa menyaksikan latihan, pertandingan, serta diskusi strategi catur tingkat tinggi. Kehadiran kedua kakaknya, Rizka Aulia Rahmi dan Helma Ghinaya, yang juga atlet catur, semakin membentuk karakter, mental tanding, dan kecintaannya terhadap olahraga ini.
Perkembangan Nishfa terbilang sangat pesat. Di usia sekitar 6 tahun, ia sudah mampu menjuarai kejuaraan catur tingkat Kabupaten HSU dan Kalimantan Selatan. Bersama keluarga, Nishfa rutin mengikuti berbagai turnamen regional dan nasional, dan hampir selalu pulang membawa prestasi yang membanggakan, baik sebagai juara maupun peraih podium.
Puncak prestasi awal Nishfa diraih pada Kejuaraan Nasional Catur Junior Puteri KU-14 tahun 2021 di Bangka Belitung, di mana ia berhasil meraih juara pertama Nasional sekaligus menyandang gelar Woman National Master (WNM).
Prestasi ini menjadikannya sosok yang diperhitungkan dan bahkan menjadi “momok” bagi para pecatur puteri setiap kali turun bertanding, baik di level daerah maupun nasional.
Di ajang Porprov XI Kalsel tahun 2022 di Kandangan (HSS), Nishfa tampil gemilang dengan meraih medali emas, setelah berhasil menyingkirkan sejumlah pecatur puteri senior Kalsel yang kerap tampil di PON dan turnamen nasional, seperti MF Noraysa Verdiana, MN Radiatul Adawiyah, dan unggulan lainnya.
Prestasi Nishfa semakin lengkap pada Porprov XII Kalsel tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut, di mana ia sukses meraih medali emas perorangan catur kilat puteri, serta membawa Tim Beregu Puteri HSU meraih tiga medali emas pada nomor beregu standar, beregu cepat, dan beregu kilat.
Di tingkat nasional, Nishfa juga menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara kedua Best Women pada Turnamen Catur Nasional Gubernur Cup Kalimantan Tengah tahun 2023 di Palangkaraya.
Bertanding di kategori umum nasional, Nishfa tampil luar biasa dengan menumbangkan pecatur-pecatur kuat, termasuk IM Ivan Situru (Jawa Barat), serta menghadapi pemain-pemain berpengalaman seperti IM Anjas Novita, MF Deny Sonjaya, dan MF Kamalsyah (Kalbar). Dari 352 peserta, Nishfa mampu menembus peringkat 35 besar dan keluar sebagai Best Women Runner-up.
Nishfa juga pernah mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perak beregu Puteri Asian Youth Chess Championships 2022, serta menjuarai berbagai turnamen nasional seperti Kejuaraan Catur Cepat Pelajar HUT RI ke-73 dan Walikota Cup Samarinda, serta konsisten menjadi juara di kejuaraan provinsi dan regional.
Selain berprestasi di bidang olahraga, Nishfa juga memiliki rekam jejak akademik yang sangat menonjol. Ia secara konsisten meraih peringkat I, II, dan III besar di madrasah, baik saat menempuh pendidikan di MTsN 2 Hulu Sungai Utara maupun ketika melanjutkan studi di MAN 2 Hulu Sungai Utara. Prestasi akademik tersebut menjadi bukti nyata kemampuannya dalam menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan, sekaligus mencerminkan disiplin, kecerdasan, dan manajemen waktu yang sangat baik.
Sebagai atlet muda, Nishfa saat ini menempuh pendidikan di MAN 2 Hulu Sungai Utara. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama seperti UGM, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, atau universitas lainnya, sambil terus mengembangkan dan mendalami prestasi caturnya di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai pelatih sekaligus orang tua, Ahmad Raihan Hasa berharap kepengurusan Pengprov Percasi Kalsel periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan Bapak H. Jahrian dapat memberikan perhatian serius terhadap pembinaan pecatur muda berbakat seperti Nishfa, agar catur Kalimantan Selatan kembali berjaya di ajang PON, seperti terakhir kali pada PON 2014 di Riau. (ful/KPO-3)
Profil Singkat Atlet
Nama Lengkap : WNM Nishfa Dayyana Rahmah
Lahir : Amuntai, HSU, 16 Agustus 2009
Domisili : Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Gelar : Woman National Master (WNM)
Cabang Olahraga : Catur
Mulai Bermain Catur : Usia 3,5 tahun
Klub/Daerah : Percasi Kabupaten HSU – Kalimantan Selatan
Pendidikan : MAN 2 Hulu Sungai Utara
Prestasi
- Juara I Nasional Junior Puteri KU-14 Kejurnas Catur 2021 (Bangka Belitung)
- Peraih Gelar Woman National Master (WNM)
- Medali Perak Asian Youth Chess Championships 2022
- Medali emas Porprov XI Kalsel 2022 (Kandangan)
- Medali Emas Perorangan & Beregu Porprov XII Kalsel 2025 (Tanah Laut)
- Juara kedua Best Women Open Turnamen Catur Nasional Gubernur Cup Kalteng 2023 & 2025.














