BANJAR, Kalimantanpost.com – Banjir yang merendam Desa Sungai Rangas Ulu, Kabupaten Banjar, selama hampir dua pekan terakhir mendapat perhatian langsung dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman. Selasa (13/1/2026), Wakil Gubernur bersama sejumlah mitra meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Hasnuryadi didampingi Hasnur Group, Yayasan Hasnur Centre, UPZ Bakti Bersama, Nur Sulaiman Community, serta BKOW Provinsi Kalimantan Selatan. Rombongan datang membawa bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga yang masih berjibaku dengan dampak banjir.
Sebanyak 240 paket sembako disalurkan langsung kepada masyarakat Desa Sungai Rangas Ulu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat genangan air.
Tak hanya berhenti di desa ini, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah lain. Hingga saat ini, total bantuan sembako yang telah disalurkan mencapai 1.031 paket ke beberapa desa terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
Kepala Desa Sungai Rangas Ulu, Zainal Aqli, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Warga kami benar-benar merasakan manfaatnya, di tengah kondisi seperti ini, perhatian dan bantuan yang diberikan menjadi penguat semangat masyarakat untuk bertahan dan bangkit,” ujar Zainal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menegaskan kehadirannya bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk memastikan kondisi warga secara langsung di lapangan.
“Kami ingin melihat langsung keadaan masyarakat dan memastikan mereka tidak merasa sendiri, ini bukan hanya soal bantuan, tapi juga silaturahmi dan kepedulian agar warga tetap kuat menghadapi musibah ini,” ucap Hasnuryadi.
Ia juga berharap banjir segera surut dan aktivitas warga dapat kembali normal. Hasnuryadi mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu di tengah kondisi bencana.
“Musibah seperti ini harus kita hadapi bersama, tetap jaga semangat, saling menguatkan, dan semoga kondisi segera membaik,” tambahnya.
Sekretaris Umum Yayasan Hasnur Centre, Nina Richi TP, menyampaikan pihaknya memahami betul dampak besar banjir yang melanda Banua. Menurutnya, kondisi ini membutuhkan keterlibatan banyak pihak untuk saling menopang.
“Banjir bukan situasi yang mudah, tapi bisa kita lewati bersama, Hasnur Group dan Yayasan Hasnur Centre berkomitmen hadir langsung di lapangan untuk memberikan dukungan nyata kepada masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi sosial kembali terlihat nyata. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan. (nug/KPO-3)














