Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Tapin Kaji Pendirian BUMD Rice Milling Unit

×

Tapin Kaji Pendirian BUMD Rice Milling Unit

Sebarkan artikel ini

Perkuat Nilai Tambah Beras Lokal

Hal 12 Tapin 35 klm 7
BUPATI TAPIN - H Yamani membuka FGD mengkaji pendirian BUMD Rice Milling Unit di Kabupaten Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP — Pemerintah Kabupaten Tapin mengkaji pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Rice Milling Unit (RMU) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah komoditas padi. Hal itu terungkap dalam Fokus Group Discussion (FGD). Selasa (14/1/2026) bertempat Ballroom Monas Hotel Aone Jakarta.

Kajian tersebut dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pemerintah pusat, akademisi, DPRD, serta pelaku usaha.

Kalimantan Post

Bupati Tapin H Yamani mengatakan, sektor pertanian khususnya padi merupakan pilar utama ketahanan pangan daerah. Tapin dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Kalimantan Selatan, namun masih menghadapi tantangan pada efisiensi rantai pasok, kualitas dan distribusi pascapanen, serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Pendirian BUMD RMU diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan mutu beras lokal, menjaga stabilitas harga, sekaligus memberi manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Yamani dalam forum tersebut.

Forum dirancang untuk menghimpun masukan teknis dan kebijakan guna mematangkan kajian kebutuhan daerah dan kelayakan usaha.

Menurut Yamani, keterlibatan lintas pemangku kepentingan menjadi kunci agar kajian berjalan objektif dan komprehensif. Ia menekankan pentingnya identifikasi isu kritis dan perumusan solusi yang akuntabel sebelum melangkah ke tahap implementasi.

“Melalui FGD ini, kami berharap lahir rekomendasi yang solid sebagai dasar tindak lanjut pendirian BUMD RMU dengan persiapan matang,” kata Yamani.

FGD kajian pendirian BUMD Rice Milling Unit tersebut resmi dibuka oleh Bupati Tapin dan diharapkan menjadi fondasi penguatan industri pengolahan beras daerah sekaligus mendorong minat generasi muda di sektor pertanian.

FGD ini dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Yudia Ramli, Kasubdit BUMD Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Bambang Ardianto, tim kajian Universitas Lambung Mangkurat, Wakil Bupati Tapin H Juanda, Komisi I DPRD Tapin, jajaran SKPD, serta perwakilan PT MCS. (abd/rel/K-6)

Baca Juga :  Pemkab Tapin Siapkan Awal Penyusunan RKPD 2027
Iklan
Iklan