Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Wali Kota Yamin Fokus Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Kawasan Pinggiran Kota

×

Wali Kota Yamin Fokus Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Kawasan Pinggiran Kota

Sebarkan artikel ini
IMG 20260121 WA0038 scaled e1768994868822
Peninjauan Sekolah Dasar Negri Pemurus Dalam 4 Oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, Selasa (20/1/2026) (Kalimantanpost.com/repro humas banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Wali Kota Banjarmasin, H.l Muhammad Yamin HR, kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, khususnya sekolah-sekolah yang berada di kawasan pinggiran kota.

Hal itu disampaikan saat ia meninjau kondisi SDN Pemurus Dalam 4, Kelurahan Pemurus Dalam, Selasa (20/1/2026) siang.

Kalimantan Post

Kunjungan tersebut dilakukan di sela kegiatan peninjauan normalisasi sungai di kawasan Tatah Belayung. Dalam tinjauan itu, Yamin mendapati kondisi sekolah yang memiliki hampir 250 siswa tersebut masih mengalami keterbatasan ruang kelas serta berhadapan langsung dengan risiko banjir tahunan.

Selain persoalan lahan yang sempit, beberapa bangunan penunjang sekolah juga dinilai membutuhkan perbaikan serius. Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar dinilai belum sepenuhnya berjalan nyaman, baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Yamin menegaskan, ke depan pembangunan fasilitas pendidikan tidak lagi cukup dengan sekadar rehabilitasi kecil, melainkan harus diarahkan pada pembangunan gedung permanen yang lebih layak.

“Kita ingin sekolah-sekolah yang kondisinya kurang representatif tidak lagi hanya direhab sedikit-sedikit, lebih baik dibangun baru yang permanen, supaya tidak setiap tahun kita menganggarkan perbaikan akibat bangunan yang turun atau rusak,” ujar Yamin.

Menurutnya, pola penanganan fasilitas pendidikan di Kota Banjarmasin harus mulai berubah. Anggaran daerah tidak boleh habis hanya untuk perbaikan berulang, sementara kebutuhan ruang kelas terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan jumlah peserta didik.

Selain kondisi gedung, akses menuju sekolah juga menjadi perhatian. Yamin menyoroti jembatan penghubung ke sekolah yang kondisinya kurang memadai, bahkan pernah mengalami kerusakan cukup parah sehingga menghambat aktivitas sekolah, termasuk distribusi program Makan Bergizi Gratis.

“Akses ini penting, tadi disampaikan petugas harus mengantar makanan secara manual karena jembatannya kurang layak, ini harus segera diperbaiki atau dibangun ulang, termasuk penataan sungainya agar sekolah tidak lagi terendam banjir,” katanya.

Baca Juga :  Setahun Yamin - Ananda, Kepuasan Publik 68 Persen, Sektor Kesehatan dan Keamanan Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Yamin menyebutkan pada tahun ini Pemkot Banjarmasin telah menganggarkan pembangunan lima sekolah baru dengan sistem grouping atau penggabungan. Langkah ini diambil untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih modern, terintegrasi, dan nyaman.

“Kita harus serius memikirkan masa depan pendidikan, saya sudah minta Dinas Pendidikan untuk mengkaji potensi pengembangan lahan di kawasan ini agar bisa dibangun fasilitas yang benar-benar layak,” tegasnya.

Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mewujudkan Sekolah Rakyat yang inklusif. Pemerintah Kota Banjarmasin pun berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak-anak yang terkendala belajar hanya karena keterbatasan bangunan dan infrastruktur. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan