PALANGKA RAYA, kalimantanpost.com – Turnamen tenis antar klub yang digelar di Lapangan Tenis Senaman Mantikei, Palangka Raya, menjadi wadah kebersamaan sekaligus kompetisi bagi para petenis dari berbagai daerah di Kalimantan. Ajang ini dirancang sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas atlet, serta memperluas jejaring komunitas tenis regional.
Sejumlah klub tenis turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, termasuk Forest Tennis Club (FTC) Banjarmasin yang menurunkan komposisi pemain terbaiknya di berbagai nomor pertandingan. Keikutsertaan FTC sekaligus menjadi bukti konsistensi klub dalam mengikuti agenda pembinaan dan kompetisi lintas daerah.
Sepanjang turnamen, para atlet FTC tampil solid dan kompetitif. Kekompakan tim, disiplin strategi, serta mental bertanding yang terjaga menjadi faktor penting yang mengantarkan klub ini meraih hasil maksimal di sejumlah kategori. Di luar arena pertandingan, FTC juga aktif menjalin komunikasi dengan klub tuan rumah maupun peserta lainnya sebagai bentuk penguatan hubungan antarkomunitas.
Mewakili Ketua Klub Hardian Oetama, Pembina Forest Tennis Club Felix Gonadi menegaskan bahwa partisipasi dalam turnamen ini sejalan dengan visi klub untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam kemajuan tenis lapangan di Kalimantan.
“Selain menjadi ajang uji kemampuan, kegiatan ini juga dinilai penting sebagai sarana silaturahmi dan pertukaran ilmu antar atlet dan pelatih,” tuturnya.
Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah nomor, di antaranya ganda putri beginner up, beginner up putra, mix double non prestasi, ganda putra AB, serta ganda putra prestasi. Dari ajang ini, Forest Tennis Club Banjarmasin berhasil mencatatkan prestasi membanggakan.
Pada kategori Beginner Up Wanita, pasangan Novi dan Nida berhasil meraih podium ketiga. Sementara di nomor Ganda AB, Mazza yang merupakan atlet peringkat 10 nasional berpasangan dengan Budiyanto Pualam juga mengamankan podium ketiga. Prestasi tertinggi diraih di nomor Ganda Prestasi, di mana pasangan Mazza dan Andery, pemain nasional era Davis Cup, berhasil keluar sebagai juara pertama. Podium kedua ditempati pasangan Ragil Putra Yudha (atlet nasional peringkat 16) dan Kurnia, yang juga merupakan pemain nasional era Davis Cup.
Capaian tersebut menjadi modal berharga bagi FTC Banjarmasin untuk terus meningkatkan pembinaan atlet, memperkuat solidaritas tim, serta memperluas partisipasi dalam berbagai turnamen baik di tingkat regional maupun nasional. Klub berharap hasil ini dapat menjadi pemicu semangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi ke depan.
Ke depannya, Forest Tennis Club Banjarmasin juga mendorong agar turnamen dan kolaborasi antarklub semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama mengembangkan tenis lapangan di Kalimantan. (KPO-1)















