BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Kontingen atlet disabilitas Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Thailand. Para atlet difabel Banua berhasil membawa pulang 24 medali, masing-masing 4 medali emas, 13 perak, dan 7 perunggu, sebagai bukti daya saing mereka di tingkat Asia Tenggara.
Keberhasilan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman. Ia menyampaikan rasa bangga dan penghargaan atas perjuangan para atlet yang dinilai tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menunjukkan semangat juang luar biasa di tengah keterbatasan.
“Atas seizin Bapak Gubernur, saya mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh atlet disabilitas dan tim pendukung. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi Banua dan Indonesia,” ujar Hasnuryadi saat ditemui di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (26/1/2026) sore.
Hasnuryadi menegaskan bahwa capaian tersebut membuktikan keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi tertinggi. Menurutnya, kerja keras, disiplin, dan mental kuat menjadi kunci utama keberhasilan para atlet hingga mampu bersaing dengan kontingen dari berbagai negara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut Hasnuryadi, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet disabilitas agar prestasi serupa dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang-ajang mendatang.
“Teruslah bermimpi dan berjuang. Jangan pernah berhenti memberikan yang terbaik. Kami bangga dan siap mendukung melalui komunikasi serta silaturahmi yang berkelanjutan,” pesannya.
Ia juga menilai keberhasilan di ASEAN Para Games 2025 memiliki makna lebih luas, karena turut membawa pesan inspiratif tentang keberanian, ketulusan, dan semangat pantang menyerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kalimantan Selatan.
Sebagai bentuk penghargaan, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dijadwalkan akan hadir langsung dalam acara penyambutan atlet difabel Kalsel yang akan kembali ke daerah pada Kamis (29/1/2026).
“Ini adalah wujud rasa bangga seluruh masyarakat Banua kepada para pahlawan olahraga kita yang telah mengharumkan nama daerah di kancah internasional,” tutupnya. (KPO-1)















