BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Mimpi buruk dialami pemain Timnas Jay Noah Idzes, timnya Sassoulo dibantai raksasa Italia Inter Milan 0-5 dalam pertandingan lanjutan Serie A di Stadion Mapei, Senin (9/2/2026) dinihari WIB.
Walau pun lini pertahanan Sassoulo yang dikawal Jay Idzes cukup banyak kebobolan, tapi rating yang diberikan flashscore ke pemain Merah Putih cukup lumayan, 6,1.
Inter Milan memperpanjang keunggulan mereka di puncak Serie A dengan 58 poin dan menjadi delapan poin setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo di Stadion Mapei, hasil yang memperpanjang rekor tak terkalahkan Nerazzurri di liga menjadi 12 pertandingan.
Sementara Sassoulo menempati posisi 11 dengan poin 29 dari 24 kali main.
Pertandingan baru berjalan dua menit, tuan rumah Sassoulo nyaris membobol gawang Inter Milan ketika upaya jarak dekat Ismaël Koné berhasil melewati kiper Yann Sommer, tetapi bola berhasil dihalau tepat di depan garis gawang oleh Federico Dimarco .
Setelah itu, pamuncak Serie A Inter Milan mulai mendominasi permainan. Di
10 Luis Henrique menerima umpan lepas di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke tengah gawang. Namun, kiper Sassoulo Arijanet Muric mengantisipasi tembakan tersebut dan melakukan penyelamatan yang bagus.
Inter Milan mendapat sepak pojok di menit 11 dilakukan Dimarco yang brilian disambut dengan sundulan tinggi dari Yann Bisseck untuk gol keduanya di Serie A musim ini.
Unggul 1-0, Inter Milan tak mengendurkan serangan, dua menit Yann Bisseck usai menerima umpan di dalam kotak penalti dan menemukan ruang untuk menembak sebelum melepaskan tembakan rendah ke arah gawang, tetapi salah satu pemain bertahan memblokir upayanya. Bola rebound jatuh ke kaki Dimarco melepaskan tembakan ke gawang dari dalam kotak penalti tetapi melenceng tipis dari tiang kanan di menit 14.
Tim tamu terus mendominasi jalannya pertandingan dan sekali lagi Dimarco memainkan peran penting dalam terciptanya gol untuk Inter. Umpan silang luar biasa dari sayap kiri oleh pemain internasional Italia itu menemukan Marcus Thuram tepat di dalam kotak enam yard, dan ia dengan mudah menceploskan bola melewati Arijanet Murić untuk membuat timnya unggul dua gol di menit 28.
Ketinggalan 0-2, Sassoulo berusaha menyamakan. Hasilnya di menit 41, Sassuolo mampu mencetak gol melalui Kristian Thorstvedt mencetak gol tetapi gol tersebut akhirnya dianulir karena offside oleh petugas VAR.
Memasuki babak kedua, babak kedua, Inter Milan tak mengendurkan serangan.
Di menit 50 Lautaro Martínez mengontrol bola dengan dada sebelum melepaskannya melewati jangkauan Murić untuk gol ketiga Inter.
Tim tamu tidak berniat mengendurkan permainan, dan mereka segera merayakan gol sekali lagi. Dimarco mencetak hat-trick assist saat tendangan sudut yang luar biasa lainnya disundul masuk, kali ini oleh Manuel Akanji di menit 54.
Nasib Sassoulo tambah apes ketika center backnyw
Nemanja Matic (Sassuolo) mendapat kartu kuning kedua di menit 54 akibat melakukan protes keras wasit dan Daniele Chiffi mengusirnya.
Ini mengurangi jumlah pemain tuan rumah menjadi 10 orang.
Inter Milan hampir saja menambah gol kelima setelah menit ke-60, ketika Murić berhasil menepis tendangan jarak dekat Thuram ke tiang gawang.
Tim tamu menambah keunggulan 5-0 di menit 89 berkat penyelesaian indah Luis Henrique usai mendapat bola rebound di dalam kotak penalti dan menembakkan bola ke sudut kiri atas gawang. (ful/KPO-3)















