BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Semangat untuk memasyarakatkan metode pengobatan sesuai Sunnah Nabi Muhammad ﷺ kini memiliki wadah resmi di Bumi Antasari.
Majelis Pengurus Daerah Ikatan Praktisi Thibb Nabawi Indonesia (MPD IPTNI) Kalimantan Selatan resmi dideklarasikan dan dikukuhkan di Asrama Haji Banjarbaru, Senin (16/2/2026).
Momentum ini menjadi tonggak penting bagi para praktisi Thibb Nabawi di Kalsel untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, ilmiah, dan tetap mengedepankan standar profesional.
Ketua MPD IPTNI Kalsel, Winarno, SE, SH menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini membawa misi besar untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengobatan nabawi yang aman dan terukur.
“Kami membawa semangat ‘Menegakkan dan Mengamalkan Sunnah dalam Pengobatan’. Ada tiga modalitas utama yang menjadi fokus kami: Qur’anic Healing, Hijamah (bekam), dan pemanfaatan Herbal Nabawi,” jelas Winarno dalam sambutannya.
Organisasi ini berkomitmen untuk menyatukan visi para praktisi di daerah. Menurut Winarno, Thibb Nabawi bukan sekadar pengobatan alternatif, melainkan warisan berharga yang harus dijalankan dengan kompetensi tinggi agar manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Tiga modalitas, satu ruh, satu arah. Kami ingin menghidupkan Sunnah sekaligus menyehatkan umat,” tambahnya.
Usai pelantikan ini, MPD IPTNI Kalsel berencana membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan instansi kesehatan. Fokus utama pengurus adalah meningkatkan kompetensi para praktisi agar layanan Thibb Nabawi di Kalimantan Selatan tetap terstandar.
Dengan dikibarkannya panji IPTNI di Kalimantan Selatan, diharapkan pengobatan ala Nabi Muhammad ﷺ dapat terus lestari dan menjadi solusi kesehatan jasmani serta ketenangan ruhani bagi umat.(nau/KPO-1)















