Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemkot Banjarmasin Lepas 15 Delegasi Kerja ke Jepang, Angkatan Keempat Siap Jadi Duta Budaya Banjar

×

Pemkot Banjarmasin Lepas 15 Delegasi Kerja ke Jepang, Angkatan Keempat Siap Jadi Duta Budaya Banjar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260218 WA0075 scaled e1771421870168
PELEPASAN - Pelepasan 15 delegasi kerja ke Jepang, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (18/2/2026). (Kalimantanpost.com/repro humas Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melepas delegasi tenaga kerja dan penerima beasiswa ke luar negeri.

Sebanyak 15 peserta diberangkatkan dalam Program Kerja Sama Kaikoukai Healthcare Corporation ke Jepang tahun 2026 angkatan keempat.

Kalimantan Post

Prosesi pelepasan digelar di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda konsistensi Pemkot dalam membuka akses kerja global bagi generasi muda.

Delegasi tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, mewakili Wali Kota H Muhammad Yamin HR.

Kegiatan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, sejumlah kepala SKPD, serta jajaran terkait yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program.

Sebanyak 15 peserta yang dilepas merupakan tenaga kerja dan penerima beasiswa yang akan bekerja di sektor kesehatan.

Selain itu, mereka juga diamanahkan membawa identitas daerah sebagai Duta Budaya Banjar selama menjalani masa kerja di negeri tujuan.

Usai pelepasan, Hj Ananda menyampaikan rasa syukur atas keberlanjutan program kerja sama yang kini telah memasuki angkatan keempat sejak pertama kali dijalankan.

Ia menjelaskan, meskipun peserta berasal dari berbagai daerah, pusat pelatihan seluruh delegasi berada di Kota Banjarmasin. Hal ini menegaskan peran kota sebagai sentra pengembangan sumber daya manusia untuk program internasional.

“Secara riil memang tidak semuanya berasal dari Banjarmasin, tapi pusat pendidikannya ada di sini, dan ini sudah berjalan sampai batch keempat,” ujar Ananda.

Ia juga menyampaikan, pengiriman tahun ini menjadi pengiriman terakhir untuk skema yang sedang berjalan. Meski demikian, Pemkot berharap kerja sama tersebut tidak berhenti total.

“Manfaatnya sangat besar, anak-anak muda kita mendapat pekerjaan layak, penghasilan layak, dan dampaknya dirasakan langsung oleh keluarga mereka di sini,” katanya.

Baca Juga :  Pengerukan Sungai Guring Dikebut, Aliran Sungai Pekapuran Mulai Dibersihkan

Menurut Ananda, Pemkot Banjarmasin akan terus membuka peluang baru di bidang ketenagakerjaan internasional, baik dengan mitra yang sama maupun mitra lainnya.

“Kami akan terus menindaklanjuti peluang kerja sama lain di bidang tenaga kerja, ini bagian dari upaya membuka akses kerja global bagi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana Kerja Sama Machli Riyadi menjelaskan, program ini telah memberangkatkan lebih dari 60 orang sejak pertama kali dirintis.

Ia menyebut kerja sama tersebut bermula pada masa kepemimpinan Wali Kota sebelumnya dan terus berlanjut hingga saat ini dengan dukungan lintas sektor.

“Hari ini kita melepas 15 orang untuk batch keempat, kalau ditotal sejak awal, jumlahnya sudah lebih dari 60 peserta,” ungkap Machli.

Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta wajib menjalani pendidikan bahasa dan budaya Jepang selama kurang lebih satu tahun. Proses ini juga disertai penguatan nilai-nilai budaya Banjar sebagai identitas daerah.

Machli menegaskan bahwa seluruh pembiayaan program sepenuhnya ditanggung oleh Kaikoukai Healthcare Corporation. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator dan penjamin mutu peserta.

“Mulai dari pelatihan bahasa, ujian, tiket, sampai keberangkatan ke Jepang, semuanya dibiayai oleh pihak Jepang, pemerintah tidak mengeluarkan biaya,” jelasnya.

Ia menyebut skema kerja sama ini menjadi salah satu yang unik di Indonesia karena menggunakan pola Government to Business atau G-to-B.

“Pemerintah langsung bekerja sama dengan pelaku usaha di Jepang, kita siapkan SDM-nya, mereka menanggung pembiayaannya,” katanya.

Setiap peserta, lanjut Machli, dikontrak untuk masa kerja lima tahun. Berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas peserta angkatan sebelumnya merasa nyaman dan ingin melanjutkan kerja di sana.

“Banyak yang betah, bahkan ada yang ingin memperpanjang kontrak dan mengajak keluarganya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polresta Banjarmasin Siagakan Randurlap dan Water Treatment, Layani Jamaah Haul ke-6 Guru Zuhdi

Ia menegaskan bahwa berakhirnya pengiriman tahun ini bukan berarti kerja sama berhenti sepenuhnya. Skema ke depan akan menyesuaikan kebutuhan dan kebijakan dari pihak Jepang.

“Bukan berakhir, tapi disesuaikan, bisa saja ke depan dibuka untuk tenaga profesional lainnya,” tutup Machli.

Dengan dilepasnya angkatan keempat ini, Pemkot Banjarmasin berharap program kerja sama internasional tersebut terus menjadi pintu pembuka peluang kerja global bagi generasi muda, sekaligus membawa nama baik daerah dan budaya Banjar ke kancah internasional. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan