BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Hujan gerimis yang mengguyur Kota Banjarmasin pada malam pertama Ramadhan, Rabu (18/2/2025), tak menyurutkan langkah puluhan ribu jemaah untuk menunaikan salat Isya dan Tarawih berjemaah di Masjid Sabilal Muhtadin.
Dari ruang utama hingga pelataran, lautan manusia tampak khusyuk menyambut datangnya bulan suci.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman, yang hadir mewakili Gubernur Kalsel H Muhidin, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Banua.
Ia juga menitipkan salam dan doa dari Gubernur yang saat ini tengah menjalankan ibadah umrah di awal Ramadhan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Mari kita isi Ramadhan yang penuh berkah dan magfirah ini dengan memperbanyak ibadah, doa, serta memperkuat ukhuwah,” ujarnya.
Wagub juga mengajak masyarakat mendoakan keselamatan dan kemajuan daerah tercinta.
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan rencana pelaksanaan Safari Ramadhan di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Ajakan serupa disampaikan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK usia mengikuti jemaah sholat terawih bersama bersama
Wagub Kalsel dan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalsel Dr HM Tamrin M, MPD.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan bulan suci untuk memperbanyak istighfar dan doa demi kesehatan serta keberkahan bagi seluruh rakyat Banua.
Politsi Golkar Kalsel H Supian juga mengajak jemaah turut mendoakan Gubernur yang sedang beribadah di Tanah Suci agar senantiasa diberi kelancaran dan keselamatan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel, Thamrin M, menyebutkan jumlah jemaah pada malam pertama Tarawih di Sabilal Muhtadin mencapai lebih dari 10 ribu orang. Salat Tarawih diimami H Sawitri dan berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Sejak selepas Magrib, kawasan masjid kebanggaan warga Kalimantan Selatan itu telah dipadati jemaah dari berbagai penjuru. Kapasitas ruang utama yang penuh membuat sebagian jemaah melaksanakan salat di halaman, teras tempat wudhu, hingga emperan masjid. Tak sedikit pula yang rela berteduh di bawah payung dan pepohonan demi tetap bisa mengikuti rakaat demi rakaat.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di tengah rintik hujan, menghadirkan suasana haru dan kebersamaan. Gerimis yang turun perlahan justru menjadi saksi keteguhan hati ribuan umat Muslim yang menyambut Ramadhan dengan penuh iman dan harapan.
Petugas masjid tampak sigap mengatur saf dan arus keluar-masuk jemaah. Meski cuaca kurang bersahabat, seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib dan lancar.
Ramadhan tahun ini kembali menegaskan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Selatan. Hujan bukanlah penghalang, melainkan bagian dari keberkahan yang menyertai langkah jemaah dalam meraih ridha Ilahi di awal bulan suci.(nau/KPO-1)















