Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pasar Wadai Ramadan 1447 H Resmi Dibuka, Jadi Pusat Kuliner dan Penggerak Ekonomi Warga

×

Pasar Wadai Ramadan 1447 H Resmi Dibuka, Jadi Pusat Kuliner dan Penggerak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260219 WA0059 e1771511602489
PASAR WADAI - Pembukaan Festival Pasar Wadai 1447 Hijriah di Kawasan Siring Nol Kilometer, Kamis (19/2/2026). (Kalimantanpost.com/repro humas Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pasar Wadai Ramadan 1447 Hijriah kembali hadir dan resmi dibuka di kawasan Siring Nol Kilometer, Kamis (19/2/2026) sore.

Kegiatan tahunan ini digelar melalui kolaborasi Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bagian dari Bamara Festival yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan.

Kalimantan Post

Pembukaan dilakukan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR. Tabuhan gendang menjadi penanda dimulainya festival yang selalu dinanti masyarakat setiap tahun menjelang waktu berbuka puasa.

IMG 20260219 WA0060

Usai seremoni, jajaran pejabat langsung menyusuri area pasar. Mereka menyapa para pedagang, berdialog ringan, sekaligus membeli berbagai penganan khas Ramadan yang dijajakan di sepanjang stand Pasar Wadai.

Mewakili Pemprov Kalsel, Hasnuryadi menyebut Pasar Wadai bukan sekadar agenda rutin, melainkan tradisi budaya yang telah melekat di tengah masyarakat Banua.

Menurutnya, keberadaan pasar ini selalu menghadirkan suasana kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut bulan suci.

Ia menilai festival tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat kuliner berbuka, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mempertemukan masyarakat dari berbagai lapisan.

“Tradisi ini menjadi simbol semangat Ramadan yang dirayakan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hasnuryadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat. Dengan ratusan pelaku usaha yang terlibat, Pasar Wadai dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan selama Ramadan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor yang terbangun sejalan dengan visi pemerintah provinsi untuk merangkul seluruh elemen masyarakat. Perputaran ekonomi selama Ramadan diharapkan meningkat dan memberi manfaat nyata bagi para pedagang lokal.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin M. Yamin mengapresiasi dukungan Pemprov serta Bank Kalsel yang konsisten mendukung pelaksanaan Pasar Wadai sebagai salah satu ikon budaya dan ekonomi Kota Banjarmasin.

Baca Juga :  Polresta Banjarmasin Siagakan Randurlap dan Water Treatment, Layani Jamaah Haul ke-6 Guru Zuhdi

Ia menegaskan, penyelenggaraan Pasar Wadai tahun ini tidak hanya menonjolkan kemeriahan acara, tetapi juga diarahkan agar memberi kontribusi konkret terhadap perekonomian daerah. Ruang usaha yang disiapkan diharapkan benar-benar membantu pelaku UMKM meningkatkan pendapatan.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pasar Raya TPID ke-6 yang menjadi bagian dari rangkaian festival. Program ini difokuskan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.

“Dengan harga yang lebih terjangkau, kami ingin daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menekan potensi inflasi,” ujar Yamin.

Selain kuliner, Pasar Wadai juga diramaikan dengan kegiatan National Halal Fair yang menjadi wadah promosi produk halal dan edukasi ekonomi syariah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menutup rangkaian pembukaan, Yamin mengajak pedagang dan pengunjung untuk bersama menjaga kebersihan area pasar, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan pemilahan sampah dari sumbernya.

Ia menegaskan, kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar Pasar Wadai tidak hanya meriah, tetapi juga berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga Banjarmasin. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan