Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Targetkan Perbaikan Tujuh Ruas Jalan Rusak Sebelum Lebaran

×

Targetkan Perbaikan Tujuh Ruas Jalan Rusak Sebelum Lebaran

Sebarkan artikel ini
jln
Ilustrasi Jalan Rusak. (Net/RRI.co.id)

Banjarbaru, KP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan perbaikan tujuh ruas jalan provinsi yang rusak akibat banjir dapat segera berkontrak sebelum Idulfitri.

Kerusakan terjadi setelah sejumlah ruas jalan terendam banjir dalam beberapa waktu terakhir.

Kalimantan Post

Berdasarkan data instansi tersebut, sedikitnya tujuh titik terdampak dan membutuhkan penanganan lanjutan.

Ketujuh ruas jalan dimaksud meliputi Banjarbaru–Batulicin, Matraman–Sungai Ulin, Banjarbaru–Aranio, Banjarmasin–Martapura, Jalan Makam Syech Arsyad Al-Banjari, Tanjung–Muara Uya, serta Bypass Alabio di Hulu Sungai Selatan.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, mengatakan proses penanganan saat ini masih dalam tahap lelang melalui mekanisme minikompetisi.

Pihaknya berharap pemenang segera ditetapkan agar pekerjaan fisik dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Sambil menunggu kontrak, tim di lapangan sudah melakukan penanganan darurat, khususnya pada lubang-lubang yang membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Penanganan sementara dilakukan dengan penghamparan agregat di sejumlah titik kerusakan.

Untuk kawasan Martapura Lama, PUPR Kalsel juga mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten setempat.

Menurut Robby, fokus perbaikan diarahkan untuk memastikan kondisi jalan tetap mantap menjelang arus mudik Lebaran.

Seluruh paket pekerjaan ditargetkan telah terkontrak sebelum hari raya sehingga perbaikan badan jalan bisa segera dikerjakan.

“Kami konsen mempersiapkan jalan mantap agar sebelum Lebaran kegiatan di lapangan sudah berjalan dan masyarakat dapat menikmati akses yang lancar,” katanya.

Dari seluruh ruas terdampak, kerusakan terparah dilaporkan terjadi di kawasan Martapura Lama dan Jalan Makam Syech Arsyad Al-Banjari yang sempat terendam cukup lama.

Selain itu, ruas Bypass Alabio juga mengalami dampak signifikan akibat genangan berkepanjangan.

Terkait anggaran, setiap paket pekerjaan dialokasikan sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar, bergantung pada tingkat kerusakan di lapangan. Skema penanganan akan disesuaikan dengan kondisi jalan, mulai dari tambal sulam (patching) untuk perbaikan cepat hingga pelapisan ulang (overlay) secara menyeluruh setelah kontrak efektif. (mns/K-2)

Baca Juga :  Gubernur Kalsel Ajukan Tiga Raperda
Iklan
Iklan