Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Hari Ketiga Ramadan, 16 Remaja Diduga Perang Sarung dan 7 Motor Terindikasi Balapan Liar Diamankan

×

Hari Ketiga Ramadan, 16 Remaja Diduga Perang Sarung dan 7 Motor Terindikasi Balapan Liar Diamankan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260221 WA0034 e1771667424602
DIAMANKAN - Sebanyak 16 remaja dan 7 kendaraan bermotor diamankan, karena diduga melakukan perang sarung dan balap liar. (Kalimantanpost.com/repro Polresta Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Upaya menciptakan situasi aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan terus dilakukan Polresta Banjarmasin melalui patroli rutin dan kegiatan cipta kondisi di wilayah hukum Banjarmasin.

Memasuki hari ketiga Ramadan, Sabtu (21/2/2016) dini hari, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama jajaran Reskrim Polsek melaksanakan patroli intensif di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Kalimantan Post

Sasaran patroli meliputi lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja hingga menjelang sahur.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan 16 orang remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung. Aksi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan perkelahian dan mengganggu ketertiban umum, terlebih jika dilakukan secara berkelompok di jalanan.

Selain itu, enam remaja lainnya turut diamankan karena diduga menghisap lem di lokasi berbeda.

Petugas juga menyita tujuh unit sepeda motor yang terindikasi akan digunakan untuk balapan liar. Kendaraan tersebut diamankan guna mencegah terjadinya aksi kebut-kebutan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Tak hanya itu, satu bilah senjata tajam (sajam) juga ditemukan saat pemeriksaan di lapangan dan langsung diamankan sebagai barang bukti.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, seluruh remaja yang diamankan dibawa ke Mapolresta untuk menjalani pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.

“Kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan. Para remaja akan kami lakukan pembinaan dan orang tua mereka akan dipanggil agar turut melakukan pengawasan,” jelas Eru.

Dalam hal ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan, khususnya pada malam hingga dini hari, guna menekan potensi perang sarung, balapan liar, penyalahgunaan lem, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.

Polresta Banjarmasin juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan ketertiban. (yul/KPO-4).

Baca Juga :  Berswafoto, Tiga Pelajar Tewas Tertemper Kereta Api Argo Merbabu

Iklan
Iklan