Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Insentif Guru Ngaji di Banjarbaru Naik 100 Persen, Lebih dari 250 Penerima pada 2026

×

Insentif Guru Ngaji di Banjarbaru Naik 100 Persen, Lebih dari 250 Penerima pada 2026

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 2 6
INTENSIF- Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, berdialog dengan para guru Pendidikan Al-Qur’an usai penyerahan insentif di Banjarbaru, sebagai bentuk apresiasi Pemkot Banjarbaru terhadap peran guru ngaji dalam membina generasi muda. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP– Kabar gembira datang bagi para guru Pendidikan Al-Qur’an di Kota Banjarbaru. Pemerintah Kota Banjarbaru menaikkan jumlah penerima insentif hingga 100 persen pada 2026. Jika pada 2025 tercatat 132 guru menerima insentif, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 250 orang.

Kebijakan tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap peran guru ngaji dalam membina akhlak dan karakter generasi muda. Peningkatan penerima insentif ini juga menegaskan arah pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan di Banjarbaru.

Kalimantan Post

Direktur Utama BKPAKSI Banjarbaru, Imam Sadikin, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah kepada para guru mengaji. Menurutnya, kebijakan ini sangat berarti bagi para pendidik yang telah lama mengabdi membina generasi Qur’ani.

“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Ibu Wali Kota, baru satu tahun berjalan sudah ada kenaikan hingga 100 persen. Ini tentu sangat berarti bagi guru-guru kami,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan peningkatan insentif merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda.

“Guru-guru agama memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Banjarbaru. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah,” katanya.

Ia berharap kenaikan jumlah penerima insentif dapat menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus mengabdi. Ke depan, Pemkot Banjarbaru akan berupaya meningkatkan dukungan tersebut dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Peningkatan hingga dua kali lipat ini menjadi sinyal kuat bahwa peran guru ngaji semakin mendapat tempat dalam kebijakan pembangunan Kota Banjarbaru, sejalan dengan upaya mewujudkan Banjarbaru Emas melalui penguatan nilai dan karakter masyarakat. (Dev/K-5)

Baca Juga :  Wawali Banjarbaru: Pengendalian Inflasi dan Produk Halal Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah
Iklan
Iklan