BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perhubungan menggelar kegiatan pemberangkatan program mudik gratis sekaligus soft launching layanan transportasi publik Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin.
Kegiatan tersebut dilepas Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR di kawasan Siring Balai Kota Banjarmasin pada Minggu (15/03/2026) pagi.
Program mudik gratis ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat momentum Lebaran.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak proses pendaftaran hingga hari keberangkatan.
Wali Kota Yamin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai program mudik gratis dapat memberikan keringanan bagi masyarakat yang tinggal di Banjarmasin namun berasal dari daerah lain di Kalsel maupun wilayah sekitarnya.
“Yang pasti pertama kita bersyukur dengan adanya kegiatan mudik gratis yang digagas Dinas Perhubungan Banjarmasin, kita berharap ini bisa menjadi keringanan bagi masyarakat kita yang tinggal di Banjarmasin namun berasal dari kabupaten atau kota sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan perdana tahun ini, program mudik gratis menyediakan kuota sebanyak 200 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 86 persen kuota telah dimanfaatkan oleh masyarakat setelah melalui proses verifikasi data peserta.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi sekaligus peningkatan kuota pada pelaksanaan di tahun-tahun mendatang.
“Harapan kita ke depan bisa ditambah dan ditingkatkan lagi, dengan kuota 200 saja sudah mencapai sekitar 86 persen, mudah-mudahan ke depan bisa lebih dimaksimalkan lagi, karena ini juga baru pertama kali dilaksanakan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Banjarmasin juga melakukan soft launching layanan angkutan umum Buy The Service Trans Banjarmasin. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di kota tersebut.
Yamin menyebutkan layanan BTS Trans Banjarmasin diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi yang lebih nyaman, terintegrasi, dan modern bagi masyarakat. Armada yang digunakan juga telah dilengkapi fasilitas pendingin udara sehingga memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Ia menambahkan, ke depan pengembangan transportasi publik di Kota Banjarmasin diharapkan dapat beralih menuju kendaraan berbasis listrik. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendorong sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, Wali Kota juga mendorong aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk memanfaatkan layanan transportasi publik tersebut.
Hal ini dinilai dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mengurai potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan.
Saat ini layanan BTS Trans Banjarmasin melayani tiga koridor utama, yakni kawasan Alalak – 0 Kilometer, Teluk Tiram – Sungai Andai, serta Antasari – Trisakti. Rute tersebut dirancang untuk menjangkau sejumlah titik aktivitas masyarakat, termasuk kawasan perkantoran dan pusat kota.
Untuk memudahkan pengguna, layanan ini juga telah terintegrasi dengan aplikasi BTS GO yang memungkinkan masyarakat memantau posisi armada, jadwal kedatangan, hingga waktu keberangkatan secara real-time sehingga perjalanan dapat direncanakan dengan lebih efisien. (nug/KPO-4)















