BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Anggota DPRD Kalimantan Selatan HM Rosehan NB menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran melalui kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Perda) yang dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat.
Dalam kegiatan yang digelar bersama warga sekitar kawasan Tais Warehouse tersebut, DPRD menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial serta unsur ulama untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat terkait program dan kebijakan pemerintah daerah, katanya pada acara Sosper dan PropemPerda, di Pondok Bahari Thaher Squere Banjarmasin, Rabu (18/03/2025) sore.
“Kami di DPR memiliki fungsi pengawasan, pembentukan perda, dan budgeting. Melalui sosialisasi ini, kami menjadi jembatan antara program pemerintah provinsi dengan masyarakat,” ujar HM Rosehan.
Ia menjelaskan, sosialisasi Perda atau “Sosper” menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, termasuk usulan evaluasi, revisi, bahkan penghapusan regulasi yang dinilai tidak lagi relevan.
“Dalam setiap kegiatan, masyarakat diberi kesempatan bertanya dan menyampaikan aspirasi. Dari situ kita bisa mengetahui apa yang perlu ditindaklanjuti,” tambah Rosehan.
Selain sosialisasi, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi, khususnya di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kedekatan wakil rakyat dengan konstituen.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi peran media yang dinilai turut membantu menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus menjadi kontrol sosial terhadap kinerja DPR.
“Media bukan hanya menyambung lidah kami, tetapi juga mengontrol dan menyeimbangkan. Banyak aspirasi masyarakat yang tersampaikan melalui pemberitaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan, berbagai kegiatan DPR seperti sosialisasi, wawasan kebangsaan, hingga reses secara berkala menjadi sarana menyerap kebutuhan masyarakat, termasuk terkait penanganan bencana maupun percepatan bantuan pemerintah.
Menurutnya, aspirasi masyarakat kerap membutuhkan respons cepat, sementara mekanisme anggaran melalui APBD memiliki keterbatasan waktu.
“Karena itu, penting bagi kami untuk terus mengawal agar kepentingan masyarakat tidak tersisihkan,” tegasnya.
Pada kegiatan kali ini, kehadiran Dinas Sosial juga dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi terkait program bantuan sosial, termasuk bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga diharapkan dapat langsung diakses oleh warga.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antara wakil rakyat, masyarakat, dan insan media.
Pada sosper yang menghadirkan nara sumber HM Erwan, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Lanjut Usia oada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Rudiani.(nau/KPO-1)















