Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Sekitar 500 Ribuan Jamaah Padati Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Jihad Banjarmasin

×

Sekitar 500 Ribuan Jamaah Padati Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Jihad Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260320 WA0043 e1773977371836

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Masjid Al-Jihad dipadati ribuan jamaah yang melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) pagi.

Ibadah yang dimulai sekitar pukul 07.30 WITA dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Kalimantan Post

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Drs. H. Usman Abdullah Watik, M.Si menyampaikan khutbah bertema “Idul Fitri, Berpakaian Taqwa, Berhiaskan Akhlaq Utama.”

Abdullah Watik menekankan pentingnya menjaga ketakwaan pasca-Ramadan, tidak hanya dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam perilaku sosial.

Dalam khutbahnya, salah satu pengurus Muhammadiyah pusat dari Jakarta mengingatkan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kembali ke fitrah, sekaligus evaluasi diri setelah menjalani ibadah puasa.

Jamaah diajak menjadikan ketakwaan sebagai “pakaian” utama yang tercermin dalam akhlak mulia, kejujuran, kepedulian sosial, serta menjauhi sifat sombong dan cinta dunia berlebihan.

Selain itu, khatib juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan amal sosial, seperti membantu sesama, menyantuni fakir miskin, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.

IMG 20260320 WA0044

Shalat Idul Fitri berlangsung tertib hingga selesai, ditutup dengan doa bersama yang penuh harap agar umat Islam dapat mempertahankan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan khutbah Idul Fitri yang disampaikan Usman Abdhali Watik yang dinilai mampu menggugah jamaah. Karena selam khutbah berlangsung, ribuan jamaah tampak khusyuk dan tidak beranjak.

Selain ibadah, Masjid Al-Jihad juga dikenal aktif dalam pelayanan umat. Selama Ramadan, masjid ini menyediakan hingga 2.000 porsi buka puasa dan sekitar 1.750 porsi sahur pada 10 hari terakhir.

Bahkan, layanan penyelenggaraan jenazah rutin dilakukan setiap hari, dengan mayoritas pengguna berasal dari luar kalangan internal.

Partisipasi jamaah pun dinilai luar biasa, dengan dukungan donasi yang mencapai sekitar Rp1 miliar selama Ramadan. Hal ini semakin menguatkan posisi Masjid Al-Jihad sebagai pusat ibadah sekaligus pelayanan sosial yang inklusif di Banjarmasin.
{{Antusias}}
Sedangkan Badan Pengelola Masjid Aljihat H Taufik Hidayat mengatakan sekitar 5.000 Jamaah Padati Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Jihad

Baca Juga :  “Jembatan Hati” Lapas Narkotika Karang Intan, Satukan Rindu Warga Binaan dan Keluarga Menuju WBBM 2026

Antusiasme tinggi membuat area dalam hingga luar masjid dipenuhi jamaah, termasuk ruang khusus perempuan.

Badan Pengelola Masjid Muhammadiyah HM Taufik Hidayat, menyebut tingginya kehadiran jamaah menjadi bukti pelayanan masjid yang mengedepankan kenyamanan, manfaat, dan suasana menggembirakan.

“Masjid ini terbuka untuk semua, tidak mengkotak-kotakkan. Yang penting umat bisa beribadah dengan nyaman dan bersatu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, perbedaan di tengah umat harus disikapi sebagai rahmat, bukan pemicu perpecahan. Prinsip keterbukaan terus dijaga, termasuk dalam berbagai layanan sosial yang juga banyak dimanfaatkan masyarakat di luar kalangan tertentu.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan